Savage Claim

Savage Claim

  • WpView
    Leituras 10,912
  • WpVote
    Votos 510
  • WpPart
    Capítulos 22
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização há aproximadamente 11 horas
Warning 21+ *** Hailey tak pernah memiliki kebebasan dalam hidup. Wanita cantik itu bagaikan peliharaan yang dijaga dengan baik agar bernilai mahal di masa depan. Banyak orang yang iri dengannya seakan dia memiliki kehidupan yang sempurna. Namun, fakta yang ada dia tak pernah merasakan kasih sayang. Bahkan di kala kakaknya melarikan diri di hari pernikahan, dia dipaksa dan diancam untuk menggantikan kakaknya. Balas budi selalu diungkit seakan dia hadir di dunia ini adalah keinginannya. Menjadi pengantin pengganti adalah mimpi buruk. Dia terpaksa harus menikah dengan pria berbahaya yang orang selalu bilang pria itu memiliki paras buruk rupa dan kejam. Rasa takut menggerogotinya, tapi yang bisa dia lakukan adalah pasrah. Hailey berada di penjara Mathias Cameron. Pria yang selalu dianggap semua orang buruk rupa dan memiliki sifat yang keji. Akan tetapi, di kala ketakutan menggerogoti, wanita itu dihadapkan dengan fakta baru. Fakta di mana pria buruk rupa itu memiliki paras yang luar biasa tampan. Mata birunya selalu terhunus tajam, layaknya burung elang yang ingin menikam. Kisah dua insan yang tak harusnya terjadi telah ditakdirkan semesta bertarung dengan api cinta yang melebur bersamaan dendam yang menggerogoti. Entah siapa pemenang, tapi hal yang perlu diketahui ini bukan cinta yang mudah. Ini tentang cinta yang rumit, dan bahkan harusnya tidak pernah bisa ada.
Todos os Direitos Reservados
#4
perjanjian
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • The Villain Mother
  • My Celestia [ON GOING]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello, KKN!
  • The Last Yes!
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Be My Wife

HAPPY READING ❤️‍🔥 Nama Thania digunakan untuk interaksi luar/fisik, sedangkan nama Zeva digunakan untuk kesadaran/jiwa aslinya di dalam hati. Ini sengaja saya bedakan agar konflik batinnya lebih terasa. Selamat membaca!" --- "Eungghh..." Zeva mengerang. Hal pertama yang ia rasakan adalah kepalanya yang serasa berat dan berdenyut. Saat ia mencoba menggerakkan badan, tulang-tulangnya terasa kaku dan pegal luar biasa. "Nyonya? Nyonya Thania sudah sadar?!" sebuah suara parau penuh haru terdengar di dekat telinganya. Zeva mengerjap-erjapkan matanya yang masih buram. Begitu pandangannya fokus, ia tidak melihat langit-langit putih rumah sakit atau wajah panik orang tuanya. Alih-alih, ia menatap langit-langit kamar mewah dengan desain interior klasik yang sangat asing. "Aduh, kepala gue..." Zeva memegang keningnya, lalu menoleh ke samping. Ia terlonjak kaget melihat seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan sedang menangis sesenggukan sambil memegang tangannya. "Akhirnya Nyonya bangun. Bibi takut sekali Nyonya kenapa-kenapa." Zeva mengernyitkan dahi. "Nyonya? Bibi?" Ia bangkit duduk dengan perlahan meski kepalanya masih berputar. Ia memandangi tangannya yang tampak lebih dewasa, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar yang luasnya tidak masuk akal itu. "S-siapa ya? Terus... ini di mana? Kok gue bisa di sini?" tanya Zeva dengan nada bingung sekaligus waspada. Wanita yang menyebut dirinya Bi Minah itu langsung terdiam, matanya membelalak kaget. "Nyonya... Nyonya tidak ingat saya? Ini rumah Nyonya sendiri, rumah Tuan Devan." Zeva tertegun. Nama-nama itu terasa tidak asing. Otaknya mencoba memproses informasi tersebut sampai akhirnya ia teringat buku novel yang ia lempar ke sofa tadi malam. "Bentar... jangan bilang gue masuk ke novel sampah itu?" gumam Zeva dengan wajah pucat pasi.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo