4:4 (FOUR STORIES FROM FOUR MEN)

4:4 (FOUR STORIES FROM FOUR MEN)

  • WpView
    Reads 884
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2026
Update setiap Jumat, pukul 19.00 Empat pria kehilangan satu dunia. Reiner, Glen, Shin, dan Leo tak pernah membayangkan hidup tanpa Mary-sahabat yang menjadi pusat tawa, penguat di masa sulit, dan alasan mereka percaya masa depan. Namun kematian Mary merenggut segalanya, meninggalkan empat hati yang hancur dan kenangan yang tak bisa dilupakan. Waktu berjalan, dan luka perlahan dipaksa untuk sembuh. Dalam upaya berdamai dengan masa lalu, mereka bertemu dengan empat perempuan: Livia, Rury, Stellar, dan Thalia. Dari pertemuan sederhana, tumbuh perasaan baru. Cinta kembali mengetuk, membawa harapan akan kehidupan yang tak lagi dipenuhi luka. Mereka menikah, percaya bahwa kebahagiaan baru adalah jawaban atas kehilangan lama. Namun segalanya berubah ketika sebuah rahasia tentang keinginan Mary terungkap. Rahasia itu mengguncang pernikahan mereka, mengoyak keyakinan tentang cinta dan memaksa empat pria itu mempertanyakan satu hal: apakah mereka benar-benar mencintai perempuan yang kini menjadi istri mereka ... atau hanya berusaha menggantikan seseorang tak pernah benar-benar pergi? **seri kedua Reminiscene Elegy yang telah diadaptasi ke film dengan judul Winter Elegy.
All Rights Reserved
#555
persahabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 505
  • who i am?
  • Respice Me
  • The Rules!
  • Romo, barong mu lepas lagi!
  • The Secret of Queenza
  • Crazy Obsession
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • Sang pewaris ( End )
505

Namanya Joe. Pemuda berkacamata yang pasrah saat ayahnya membuangnya ke asrama khusus laki-laki. Bagi Joe, ini kesempatan bagus. Tanpa lawan jenis, artinya fokus belajar tanpa gangguan cinta monyet yang tak penting. Seharusnya begitu, kan? Tapi kenyataannya? Sialan. Hidupnya yang selama ini teratur perlahan berantakan. Ketenangan yang ia banggakan mendadak menguap di setiap sudut. Ada sesuatu yang salah. Kenapa semakin hari, napasnya justru terasa semakin sesak di tengah kerumunan yang katanya 'sama' dengannya? ------------- New story Cerita hasil pemikiran sendiri, jangan copy. Jika menyukai harap + ke perpustakan. Juga ⭐️ dan 💬 sebagai tanda kecil sebuah apresiasi. Thank u!

More details
WpActionLinkContent Guidelines