Rute Yang Kita Pilih

Rute Yang Kita Pilih

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 14, 2026
Hujan selalu punya cara aneh untuk mempertemukan orang-orang yang bahkan tidak pernah saling mencari. Nayla adalah tipe orang yang selalu menjaga jarak. Ia tidak percaya pada cinta yang bertahan lama. Dalam hidupnya, orang-orang datang hanya untuk pergi. Pengalaman masa lalu membuatnya yakin bahwa berharap terlalu banyak hanya akan berakhir menyakitkan. Lalu datanglah Elang. Berbeda dari siapa pun yang pernah Nayla temui, Elang adalah laki-laki yang terlalu mudah tertawa, terlalu santai menghadapi hidup, dan terlalu lembut untuk seseorang yang terlihat begitu sederhana. Ia suka bercanda, sering membuat suasana menjadi ringan, dan selalu punya cara kecil untuk membuat orang di sekitarnya merasa nyaman. Namun hidup tidak selalu berjalan seperti cerita yang mereka bayangkan. Ada masa lalu yang belum benar-benar selesai. Ada jarak yang tiba-tiba memisahkan. Ada keputusan yang datang terlalu cepat untuk dipahami. Beberapa hanya meninggalkan kenangan, dan seseorang yang diam-diam tetap berdiri di bawah hujan... sendirian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines