P E S I S I R

P E S I S I R

  • WpView
    Reads 918
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 18, 2026
Sejak pertama kali aku melihatmu, menyapamu, dan merasakan adanya kamu, detik itu juga aku memutuskan untuk jatuh cinta. Dalam tatapku yang tidak seberapa ini kamu begitu luas. Kamu dekat, tapi aku tidak bisa menggapaimu begitu saja. Ketika aku mendekat, ada terjangan gelombang yang membuatku kembali mundur, dan berpikir kembali apakah aku harus mendekat lagi atau usai? Ada banyak hal yang membuatku tidak bisa mendekapmu. Sampai pada akhirnya aku hanya berdiri di pesisir untuk terus bisa melihatmu dari dekat meskipun tidak tergapai.
All Rights Reserved
#44
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KRATON PASIR KERIS
  • "1ˢᵗ" is what i want[𝐄𝐍𝐃]
  • Dear, Sabian✔️
  • CHASE DIGNITY
  • Lluvia sin arcoiris
  • Diary Kecil Inara of Evernight
  • Jodoh Dari Allah
  • Batas Henti
  • Hello Sydney - [On Hold]
  • 𝐏𝐑𝐄𝐓𝐓𝐘 𝐕𝐄𝐍𝐎𝐌 ☑ (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)

Lima mahasiswa farmasi-Naya, Kiva, Arkan, Juna, dan Agam-hanya ingin menyelesaikan tugas akhir mereka: mencari Seruni Emas Purnama, tanaman herbal langka yang hanya mekar tujuh hari saat bulan purnama di Gunung Pasir Keris. Sederhana. Akademis. Dan seharusnya aman. Hingga mereka tanpa sengaja menembus portal dimensi paralel. Dimensi Kraton Pasir Keris. Kerajaan megah yang telah menunggu kedatangan mereka sejak 500 tahun lalu. Naya diberi mahkota, namun harus mengarungi cinta yang kompleks dan berduri. Kiva menjalani romansa yang manis, namun dihadapkan pada tugas yang menyentuh ketakutan terbesarnya. Sementara Arkan, Agam, dan Juna memegang senjata dengan nasib dua dunia di ujungnya. Dari hanya mahasiswa biasa, mereka kini terjebak dalam intrik politik istana yang mematikan. Di mana setiap pilihan menentukan hidup atau mati, dan cinta serta kewajiban saling bertaut namun tak bersinggungan. Dan pada akhirnya, apakah cinta dan tekad cukup untuk melawan takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines