Setelah Tanda Tangan Itu

Setelah Tanda Tangan Itu

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 8, 2026
WpInfo
Poetry
Puisi ini menggambarkan pengalaman dipecat atau di-PHK bukan sebagai peristiwa administratif biasa, melainkan sebagai proses yang absurd, dingin, dan tanpa wajah. Dunia kerja tampil seperti labirin birokrasi: penuh lorong, arsip, stempel, dan tanda tangan anonim-semuanya terasa lebih berkuasa daripada manusia yang terdampak olehnya. Tokoh "aku" tidak diberi penjelasan yang jelas tentang kesalahannya. Ia hanya berhadapan dengan istilah-istilah impersonal seperti "efisiensi" dan "restrukturisasi" yang terdengar netral, namun sesungguhnya menghapus identitasnya perlahan. Dalam nuansa kafkasque, kekuasaan hadir tanpa wajah dan tanpa dialog; keputusan sudah terjadi bahkan sebelum ia sempat memahami perannya. Secara emosional, puisi ini memotret kebingungan, kehampaan, dan absurditas setelah kehilangan pekerjaan. Namun alih-alih marah atau meledak, suasananya sunyi dan menekan-sebuah ketidakpastian yang menggantung. Pada akhirnya, pembaca dibiarkan dalam ambiguitas: apakah ini akhir, atau hanya babak lain dari labirin yang lebih besar?
All Rights Reserved
#926
viral
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Rembulan Yang Sirna
  • My Wish
  • poem
  • Semua Memukul (✅)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)

Kami berdua hanyalah manusia biasa, pendosa yang tidak punya pilihan selain bertahan dengan harapan kebahagiaan.. Ini adalah kisah hidup, yang sulit untuk difahami semua orang.. CERITA DEWASA 21+

More details
WpActionLinkContent Guidelines