MOHON BIJAK SAAT MEMBACA! CERITA MENGANDUNG +18 DAN +21
Tinggal bersama mereka di Panti Asuhan dengan masing-masing memiliki cerita aku akan melindung kedua bocah lucu itu.
Setelah mereka menjemputku dipanti hidupku begitu luar biasa bisa dikatakan diratukan, apapun yang kuinginkan dari sabang sampai marauke di turutin. Meskipun aku mendengar gosip yang tidak masuk akal tentang mereka. Sebelum terbukti aku tidak akan mempercayainya, dimana saat aku merencanakan memberi kejutan diulangtahun kami bertiga yang bertepatan dihari tanggal yang sama dengan perlahan membuka pintu kamar mereka yang menjadi satu. Sebuah petir menghampiri jantungku dimana aku melihat dean dan eric tanpa atasan hanya celana bawahan panjang dimana mereka saling mendekatkan wajah dan saling memiringkan kepala "apa yang kulihat? KALIAN..... Jadi itu-" aku menutup mulutku karena saking terkejutnya dengan perlahan dengan tubuh kaku memundurkan badan. Mereka melihatku dengan tatapan terkejut kaki merekapun berlari menghampiriku....
"aku mecintai kalian dan tidak bisa memilih diantara kalian berdua. Jadi berhenti menyukai satu sama lain kalian berdua..hhaah..hhahh..", "kalau begitu kau harus mengikuti kata kami, agar kami bisa berhenti suka satu sama lain", akupun hanya mengangguk dan mata perlahan terpejam tapi kurasakan kecupan kedua pipi secara bersamaan "kami bertiga bersama selamanya, dan kau tidak bisa lari dari pelukan kami".
Todos os Direitos Reservados