Ophelia

Ophelia

  • WpView
    Reads 1,631
  • WpVote
    Votes 257
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
❝ Aku dan mereka membangkitkan mu dari kematian mu ini, bukan karna tanpa alasan, Kakak. ❞ . Penyesalan. Ya, hanya satu kata itu lah yang dapat mendeskripsikan bagaimana kondisi mereka bereenam, kala satu dari tujuh raga mereka pergi dari sisi mereka untuk selama-lamanya. Dan ... berbagai ide gila, liar, di luar nalar manusia bahkan hal terlarang sekalipun rela mereka lakukan, hanya demi membawa 'dia' kembali. ❝ Ada satu fakta yang selama ini ia tutupi dari kita bereenam, bahwa .... setiap rasa sakit yang kita rasakan telah di serap oleh nya. dan tanpa sadar, Halilintar memiliki kekuatan itu sejak kecil. bodoh kan dia? tapi begitu sikap Kakak kita yang satu itu ❞ . @ τ α ν ν
All Rights Reserved
#590
mafia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsession  •Slow Update•
  • Aku Benci Adik!
  • [01] tata surya ; halilintar ✔️
  • Ice Butterfly
  • LUCIDITY : ft. Halilintar [COMPLETED ✅]
  • 🕊️ WHEN THE FIRST FALLS    *angst halilintar
  • Warning The Gur'latan!
  • The Villain Blood
  • Their Older Brother
  • Munchausen

Not BL✔️ Just Bromance and Brothership ✔️ ~~~~~~~~~~••••••••••••••••••••••••••••~~~~~~~~~ Awalnya, hidup Halilintar Geovani berjalan normal. Ia tinggal bersama Bundanya di sebuah rumah minimalis yang tenang dan nyaman. Namun, segalanya berubah sejak ia pindah ke sekolah barunya yang tersohor. Entah kebetulan atau bukan, ia justru terjebak dengan dua orang asing yang mengaku sebagai adik kembarnya. Lebih gila lagi, kedua makhluk aneh itu ternyata memiliki obsesi yang sama janggalnya, dan obsesi itu tertuju sepenuhnya kepada Halilintar! . . . . "Hali, lo percaya nggak kalau kita berdua ini adik kandung lo? Lebih tepatnya, adik kembar lo," ucap mereka telak, membuat kepalaku berdenyut pusing. Adik? Bukankah selama ini aku anak tunggal? "Lo ngelantur, ya? Gue anak tunggal. Mana mungkin punya adik kandung," aku menepis tangan mereka yang dengan lancang bertengger di kepalaku, mencoba menyangkal kenyataan yang mereka tawarkan. . . . . Segala hal yang terjadi belakangan ini benar-benar membuatku stres.Masalah datang bertubi-tubi tanpa jeda, membawa teka-teki rumit yang seolah tak berujung. Tolong, kembalikan kehidupan damaiku yang dulu! . . Warning! • Saya adalah seorang penulis amatir, jika menemukan sebuah kesalahan dalam penataan kalimat/alur, mohon koreksinya. • Alur dalam cerita ini pure 100% dari pikiran saya. • Tidak menerima izin untuk terinspirasi, atau bahkan plagiat. Tolonglah, sekali-kali pakai ide dari otakmu sendiri! • Ketahuan plagiat cerita ini? Block. • Sekali lagi, saya ingatkan bahwa cerita ini bukan BL (Boy Loves), just Bromance! • Akan ada beberapa adegan ambigu dalam setiap chapter di cerita ini. Mohon bijak dalam membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines