We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Saat Jingga memudar dalam Biru

Saat Jingga memudar dalam Biru

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Rintik Jingga, mencintai Biru Senandika adalah seperti mengejar ufuk. Tampak begitu dekat, namun tak pernah benar-benar bisa disentuh. Biru adalah teka-teki yang ia baca setiap hari di bangku taman sekolah, namun tak pernah ia temukan jawabannya. Ia memilih diam, memendam rasanya di balik tawa renyah, takut jika kejujuran hanya akan menghancurkan jembatan persahabatan yang mereka bangun. Namun, suatu pagi, Biru hilang. Tanpa pamit, tanpa jejak. Kursi di sebelahnya menjadi dingin. Rumah Biru menjadi hampa. Rintik marah. Ia merasa dikhianati oleh waktu dan oleh seseorang yang paling ia percayai. Hingga beberapa tahun kemudian, sebuah kotak kayu tua tiba di depan pintunya-membawa aroma detergen dan sisa wangi tubuh yang sangat ia kenali. Di dalamnya, bukan hanya ada jam tangan yang detaknya telah mati atau seragam yang terlipat rapi, tapi juga sebuah rahasia yang selama ini Biru kunci rapat di balik batuk dan pucat wajahnya. "Kucintai kau dengan sepenuh kepengecutan, Rintik. Aku pergi sebelum pamit sempat terucap, hanya agar kau tak perlu menyusun rindu untuk sebuah kepulangan yang mustahil." Rintik baru menyadari, bahwa selama ini Biru tidak sedang menjauh. Ia sedang bersiap untuk pulang ke keabadian, meninggalkan Rintik dengan ribuan "seandainya" yang takkan pernah menemukan muaranya. NOTE: FYI, bab di cerita ini pendek-pendek ya. Sengaja dibuat begitu karena aku menulis sesuai apa yang ada di kepala dan ingin pembaca langsung merasakan poin penting di tiap kejadiannya. Jadi, jangan kaget kalau tiap babnya singkat tapi padat!
All Rights Reserved
#94
biru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketos Galak
  • to be young and in love [end]
  • 2A3: 11.11 ✔ ✔
  • Introverts to Extroverts
  • s*x story
  • AURELLIA; Antagonist Girl [END]
  • BLOOMING [END]
  • Protagonis E'x Girlfriend
  • One Track
  • ALTEZZA [New Version]

[TSDP #1] Siapa sih yang nggak mau jadi pengurus inti OSIS? Satu sekolah bakal kenal, "Oh, dia Shahia Jenaya? Sekretaris OSIS Angkatan 72?" Seenggaknya itu yang ada dipikiranku ketika terpilih menjadi pengurus OSIS SMA Adiwangsa. Namun, itu semua nggak penting lagi sejak aku tahu kepengurusan OSIS ini diketuai oleh seorang Alkaezar Pilar yang punya program kerja kayak struk belanjaan makanan pokok di rumah untuk stok satu tahun milik mamiku. Orang di luar sana melihat sosok Kaezar itu sempurna banget, tanpa cela dengan segala prestasinya di dalam maupun di luar sekolah. Padahal, dia tuh otoriter dan moody banget! Apalagi setelah hubungannya dengan Kalina putus, Kaezar nggak lebih dari seonggok tubuh yang isinya dikuasai sekumpulan dedemit gedung sekolah-dia bisa diam kayak batu dan berganti jadi marah-marah dalam satu waktu. Sebenarnya, aku sama sekali masa bodoh dengan itu semua. Namun yang membuat aku syok adalah pengakuan Kaezar tentang alasan putusnya dengan Kalina. Aku jadi yakin dengan kecurigaanku selama ini, bahwa sebenarnya di kehidupan masa lalu aku ini adalah pelakor di zaman Kerajaan Majapahit. 18/01/21 s.d 04/08/21 Cover : pinetreeforest.jpg

More details
WpActionLinkContent Guidelines