
Elisa Rania, gadis malang itu selalu di kucilkan oleh ayahnya sendiri, bahkan di cap pembunuh. kelahiran nya di anggap kutukan, hal itu bukan tanpa alasan. Di saat bersamaan, ketika kelahiran Elisa, ayahnya juga kehilangan insan yang sangat ia sayangi. ibu Elisa, meninggal dunia saat sedang melahirkan Elisa. Gadis yang tak tau apa apa itu selalu mendapat perlakuan kekerasan oleh ayahnya. Elisa lahir dari keluarga yang cukup berada, Elisa bisa membeli apa saja yang dia mau, namun itu tak membuat dia bahagia.Sejak kecil ia hidup dengan uang bukan kasih sayang. "andai aja Eli gak di lahirin di dunia ini mungkin aja ibu masih hidup dan bisa ngelanjutin kehidupan bahagia sama ayah" ucapnya sambil bercermin, di saat setelah dipukul oleh ayahnya, menatap wajahnya yang penuh lebam, namun Elisa tak pernah menyalahkan ayahnya karena ia tau ini adalah salah dirinya sendiri. Untungnya Elisa tak sendiri menghadapi semua itu, ia selalu didukung oleh kakaknya, Eiden Kasuari. Eiden selalu kasihan melihat adiknya yang selalu bonyok karena pukulan dari ayahnya, eiden selalu menjadi tempat pulang ternyaman bagi Elisa. tak hanya Eiden, Bibi Yua juga menjadi rumah kedua setelah kak eiden. Bibi Yua adalah pembantu lama di rumah Elisa, dia sudah di anggap ibu sendiri oleh Elisa dan Eiden. sejak kecil mereka di urus oleh bibi Yua, karena ayahnya terlalu sibuk, namun meskipun begitu ayahnya sangat sayang kepada kak Eiden, berbeda dengan Elisa yang tak pernah mendapat kasih sayang ayahnya. kehidupan kelam Elisa berubah semenjak kehadiran anak baru di kelasnya. Laki laki....itu tampak tak asing.... siapa dia??, apa hubungan mereka?? yuk baca mulai dari bab 1, padaa waktu yang belum di tentukan...🤭All Rights Reserved
1 part