Aria adalah remaja berbakat gitar yang tumbuh di kota kecil bersama Haruka, kakak tirinya yang dua tahun lebih tua. Musik menjadi pengikat keduanya sejak SD. Aria mengajari Haruka bermain gitar, sementara Haruka menjadikan musik sebagai pelarian dari luka karena ditinggal ibunya. Namun hubungan mereka berubah ketika orang tua mereka menikah, lalu kembali retak saat bercerai di masa SMA.
Di SMP, Aria menyimpan perasaan pada Miyu, gadis jenius musik yang lebih berbakat darinya. Minder, Aria memilih mencintai dalam diam. Festival musik regional menjadi titik balik: band Miyu juara, Haruka runner-up, dan Aria kalah jauh. Meski kecewa, Aria tetap mendukung mereka.
Haruka, Miyu, Rin, dan Tsuna kemudian membentuk band bernama cornerscreen, terinspirasi dari "sudut layar" yang sering tak dianggap penting. Tanpa disadari, banyak ide musik mereka berasal dari Aria. Sementara itu, Aria memilih kuliah akuntansi demi masa depan yang lebih aman dan meninggalkan mimpi menjadi musisi.
Band itu justru sukses besar di luar negeri berkat performa live yang presisi. Sebaliknya, hidup Aria terpuruk-di-PHK dan menjadi pengantar makanan. Saat ibunya sakit, Aria menerima tawaran menjadi akuntan band. Dengan kecerdasan dan integritasnya, ia menata keuangan mereka dan menggagas label independen sendiri.
Keputusan itu membawa cornerscreen menuju kesuksesan global. Dalam tur Amerika, Aria menjadi manajer sekaligus fondasi tak terlihat di balik panggung. Di antara Haruka, Miyu, Rin, dan Tsuna, ia menyadari bahwa perannya selalu seperti sudut layar: tak mencolok, tetapi menentukan segalanya.
All Rights Reserved