
--- Awal November di Universitas Lethara tidak pernah benar-benar cerah. Matahari tetap terbit, cahaya tetap menyentuh dinding kaca gedung utama, tetapi udara selalu terasa lebih berat dibanding bulan-bulan lain. Seolah langit menggantungkan sesuatu yang belum selesai tepat di atas kampus itu. Universitas Lethara berdiri megah dan modern. Pada siang hari, kampus itu terlihat biasa saja. Mahasiswa berjalan tergesa dengan map di tangan. Tawa terdengar dari sudut kantin. Sepeda motor berjejer di parkiran dengan helm bergelantungan di setang. Gedung Fakultas Psikologi terletak sedikit terpisah dari bangunan utama. Bangunan itu lebih senyap dibanding yang lain, meski pada siang hari tetap dipenuhi diskusi dan presentasi. Di malam hari, ia seperti menyimpan sesuatu di balik ruangan-ruangan praktik dan laboratorium observasinya. Yang tidak pernah tercatat dalam brosur promosi kampus adalah suasana yang muncul saat hujan turun menjelang dini hari. Tetes air mengenai kaca besar dengan irama tidak beraturan. Cahaya lampu dari dalam ruangan memantul keluar, membentuk bayangan samar di permukaan jendela. Jika berdiri cukup lama dan menatap pantulan itu, akan sulit membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya bayangan yang tertinggal. Mungkin itu sebabnya beberapa mahasiswa memilih tidak berlama-lama ketika harus mengerjakan tugas malam hari di gedung tersebut. Pada salah satu malam di minggu pertama bulan itu, server internal kampus mencatat aktivitas tambahan. Satu nama pengguna baru muncul dalam jaringan yang seharusnya terbatas. Nama itu tidak tercatat sebagai mahasiswa. Tidak tercatat sebagai dosen. Tidak tercatat dalam daftar teknisi. Angka-angka sederhana. 0317 Catatan sistem menyimpannya tanpa komentar. Tanpa peringatan. Tanpa kesalahan. ---Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang