[BL] Stranger Love || Woosan

[BL] Stranger Love || Woosan

  • WpView
    Reads 839
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
Pria itu, entah siapa namanya, memang tak pernah berjanji untuk selalu hadir. Ia tak pernah bilang, kapan dan kenapa ia akan hilang. Semua rasa itu mungkin memang hanya ada di kepala San. Mungkin semua romantisme yang ia pikirkan, tentang kebetulan yang terjadi seperti takdir, tentang semesta yang terasa seperti sedang menjodohkan mereka, memang hanya hidup di kepalanya. Pada kenyataannya, mereka hanya dua orang asing yang kebetulan memiliki jadwal yang sama dan berakhir menaiki kereta yang sama selama hampir setahun ini. Tidak lebih. Woosan | Slow Burn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Your Light Fades
  • New Person | Seoknen
  • We Were There [HISTORY SEQUEL] - HaJeongwoo
  • REVENANT: Woosan/Sanwoo
  • [FINISH] The Golden Cage of the West
  • BOHEMIAN RHAPSODY [ᴡᴏᴏsᴀɴ]
  • Sniper Love {CHANHUN}
  • Ecstasy [HyunJeong] ✔
  • BERLABUH (JOONGHWA) 🔞
  • Last Chance || Not Happy Ending.

Sinopsis - When Your Light Fades Di tengah kehidupan sekolah yang terasa biasa, Choi San tidak pernah benar-benar memperhatikan siapa pun. Hidupnya sudah sempurna keluarga terpandang, masa depan yang mungkin jelas, dan dunia yang selalu berjalan sesuai rencana. Sampai ia bertemu dengan seseorang yang... tidak seharusnya masuk ke dalam dunianya. Jung Wooyoung. Seorang siswa yang selalu terlihat paling hidup- dengan tawa keras, senyum cerah, dan energi yang seolah tidak pernah habis. Namun di balik itu semua, Wooyoung menyembunyikan sesuatu yang jauh lebih besar dari yang terlihat. Penyakit yang perlahan menggerogoti waktunya. Dan kehidupan yang memaksanya untuk tetap berdiri, bahkan saat tubuhnya sendiri mulai menyerah . Bekerja diam-diam, menyembunyikan rasa sakit, dan terus berpura-pura kuat Wooyoung menjalani hari-harinya seolah ia punya masa depan panjang, meskipun ia tahu... mungkin itu tidak akan pernah terjadi. San tidak pernah berniat untuk peduli. Tapi terlalu banyak "kebetulan" yang mempertemukan mereka di lorong sekolah, di malam yang sepi, hingga percakapan yang tidak sengaja ia dengar. Dan perlahan, hal yang seharusnya tidak penting mulai menetap di pikirannya. Namun, tidak semua perhatian datang dengan cara yang baik. Karena semakin San mendekat, semakin ia menyadari bahwa dunia mereka terlalu berbeda dan tanpa ia sadari, kata-kata dinginnya justru menjadi hal yang paling melukai Wooyoung. Ini bukan hanya tentang perasaan yang tumbuh perlahan. Tapi tentang waktu yang terus berkurang. Tentang seseorang yang berusaha bertahan, dan seseorang yang terlambat menyadari betapa berharganya itu. Karena pada akhirnya tidak semua orang yang terlihat bersinar punya waktu untuk tetap hidup dalam cahaya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines