KITA TAK PERNAH SUCI

KITA TAK PERNAH SUCI

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
03/03/2026 Di Jordelion, kekuasaan diwariskan dengan senyum dan dipertahankan dengan darah. Rosalyn Van Llewellyn adalah putri dari simbol patriotisme negeri itu. Dibesarkan dalam pidato-pidato kehormatan dan janji-janji keadilan, ia percaya ayahnya adalah pahlawan. Sampai ia menemukan satu fakta yang menghancurkan segalanya, bahwa ibunya tidak pernah mengkhianati negara. Negaralah yang lebih dulu mengkhianati ibunya. Lantas mengapa ayahnya tidak mengatakan apapun soal kematian ibunya? Apakah karena ikhlas, atau karena sedang melakukan penyelidikan mendalam? Vincent Von Leweyr hidup di sisi lain Jordelion. Percaya bahwa kekuasaan yang diceritakan ayahnya adalah mutlak untuk kesejahteraan bersama. Tidak pernah ada setitik hitam pada diri ayahnya yang mencalonkan presiden. Tak seperti peringatan kekasihnya---Rosalyn, bahwa ayahnya adalah gumpalan kegelapan penuh darah. Ia percaya ayahnya, mencintai Rosalyn sepenuh raga, tetapi ada benteng besar yang menghadang mereka: perbedaan pandangan politik. Apa itu sebuah kehancuran? Atau ia salah menilai? ----Atau terlalu naif? Lalu ada Daniello De Joergh. Pria Cerdas. Karismatik. Berbahaya. Ia tidak berpihak pada siapa pun kecuali pada ambisinya sendiri. Jika Rosalyn adalah api dan Vincent adalah bahan bakarnya, maka Daniello adalah angin yang siap membakar seluruh negeri hanya untuk melihat siapa yang akan selamat. Daniello, pria dengan seribu cerita gelap dalam rangkaian takdirnya, bertemu Rosalyn yang membaca bencana lain dalam ujung hidupnya: cinta melebihi kegilaan, obsesi yang tidak karuan, hingga membawa perubahan emosi yang menyengat mental. Ia tahu bahwa Rosalyn sedang mencari tahu hal-hal yang bersangkutan dengannya, hal tergelap yang tidak seharusnya publik tahu; namun ia memberi jalan, bukan menutupi kesalahannya. Apakah, Rosalyn menerima semua keburukannya setelah tahu bejana buruk yang ia tempa? Atau justru menaruh api pada jalan yang telah ia buka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in ROOM
  • HARSIKA REUNION
  • Business | Lty ✅
  • Bitter 𝓢𝔀𝓮𝓮𝓽 || Namjoon • Jimin
  • Game Over
  • Message from Ragnarok [2015]
  • The Murder
  • CHASR
  • Mighty Movers 〘Completed〙
  • Sugar and Spice ✔
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines