03/03/2026
Di Jordelion, kekuasaan diwariskan dengan senyum dan dipertahankan dengan darah.
Rosalyn Van Llewellyn adalah putri dari simbol patriotisme negeri itu. Dibesarkan dalam pidato-pidato kehormatan dan janji-janji keadilan, ia percaya ayahnya adalah pahlawan.
Sampai ia menemukan satu fakta yang menghancurkan segalanya, bahwa ibunya tidak pernah mengkhianati negara. Negaralah yang lebih dulu mengkhianati ibunya.
Lantas mengapa ayahnya tidak mengatakan apapun soal kematian ibunya? Apakah karena ikhlas, atau karena sedang melakukan penyelidikan mendalam?
Vincent Von Leweyr hidup di sisi lain Jordelion. Percaya bahwa kekuasaan yang diceritakan ayahnya adalah mutlak untuk kesejahteraan bersama. Tidak pernah ada setitik hitam pada diri ayahnya yang mencalonkan presiden. Tak seperti peringatan kekasihnya---Rosalyn, bahwa ayahnya adalah gumpalan kegelapan penuh darah.
Ia percaya ayahnya, mencintai Rosalyn sepenuh raga, tetapi ada benteng besar yang menghadang mereka: perbedaan pandangan politik.
Apa itu sebuah kehancuran? Atau ia salah menilai?
----Atau terlalu naif?
Lalu ada Daniello De Joergh. Pria
Cerdas. Karismatik. Berbahaya. Ia tidak berpihak pada siapa pun kecuali pada ambisinya sendiri.
Jika Rosalyn adalah api dan Vincent adalah bahan bakarnya, maka Daniello adalah angin yang siap membakar seluruh negeri hanya untuk melihat siapa yang akan selamat.
Daniello, pria dengan seribu cerita gelap dalam rangkaian takdirnya, bertemu Rosalyn yang membaca bencana lain dalam ujung hidupnya: cinta melebihi kegilaan, obsesi yang tidak karuan, hingga membawa perubahan emosi yang menyengat mental.
Ia tahu bahwa Rosalyn sedang mencari tahu hal-hal yang bersangkutan dengannya, hal tergelap yang tidak seharusnya publik tahu; namun ia memberi jalan, bukan menutupi kesalahannya.
Apakah, Rosalyn menerima semua keburukannya setelah tahu bejana buruk yang ia tempa? Atau justru menaruh api pada jalan yang telah ia buka?
All Rights Reserved