We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Derita Lara Sangkara

Derita Lara Sangkara

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Bad Boy
Bagian menyakitkan dalam bagian narasi kehidupan adalah kehilangan. Kehilangan seseorang yang seharusnya masih bisa kita genggam, yang seharusnya masih ada sebagai rumah ternyaman untuk kita pulang. Mereka yang hadir pasti juga akan pergi suatu hari nanti, meskipun kisah mereka nampak seperti kisah yan abadi bak rasi bintang yang tetap bersinar di langit malam, meski sumber cahayanya telah lama padam. Sebab, pada akhirnya keabadian seseorang tidak lagi ditemukan dalam keberadaan fisiknya, melainkan dalam gema sebuah kenangan yang terus beresonansi di hati orang-orang yang mencintainya, membuktikan bahwa meski raga beranjak pergi, tetapi jiwa mereka tidak pernah benar-benar menghilang.
All Rights Reserved
#705
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines