traitor

traitor

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 10, 2026
Ibaratnya di dalam sebuah hubungan, seperti menapaki kapal di tengah lautan ombak, memang tidak selalu hal yang membahagiakan, bisa membuat kedua pasangan senang bukan? ada kalanya mungkin perpisahan lebih baik jika ombak terus menerus menghujam. Ironisnya kapal yang berdiri kokoh tidak akan selamanya tegak dengan sempurna di tengah lautan dengan semua masalah. Ada saatnya si nahkoda dan si navigator merasa lelah akan keadaan yang seperti memainkan keduanya, si navigator yang yakin mereka akan berlayar dan mendarat sempurna ke satu tujuan dan si nahkoda yang semakin goyah dengan semua masalah yang di timpa nya. Ini bukan kisah kapal yang berlayar oleh si nahkoda dan di penentu arah navigator, tatapi kisah yang menceritakan dua insan yang memperjuangkan kebersamaan dengan tujuan pernikahan. apakah keduanya akan mencapai bersama-sama atau ada yang menyerah di salah satu di antara mereka? on going: 3 maret 2026 end: -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines