Aku Ora Sudi! [TFO] END
"Katanya, omega itu tugasnya cuma nurut sama alpha. Tapi kalau disuruh nikah sama juragan tua? Aku ora sudi!"
FirstOne hanyalah omega berusia 19 tahun yang tinggal di sebuah desa terpencil. Meski hanya lulus SMP, ia dikenal cerdas, ceria, dan tidak pernah takut menyuarakan pendapatnya. Sayangnya, di desanya, omega tidak diberi kesempatan untuk bermimpi tinggi. Mereka dianggap hanya pantas menjadi pasangan alpha, mengurus rumah, dan membesarkan anak.
Ketika keluarganya terlilit utang yang tak mampu mereka bayar, datanglah Juragan Tle, seorang alpha berusia hampir 35 tahun yang terkenal kaya, disegani, dan... masih melajang.
Tak disangka, alih-alih menyita rumah mereka, Tle justru mengajukan syarat yang membuat FirstOne naik pitam.
"Nikahkan FirstOne denganku. Semua utang keluargamu akan lunas."
Tentu saja FirstOne menolak mentah-mentah.
"Aku ora sudi nikah sama pria tua macem sampean!"
Sayangnya, penolakan itu tidak ada artinya. Semalam kemudian, tanpa sepengetahuannya, kedua orang tuanya menerima lamaran tersebut. Saat FirstOne membuka mata keesokan paginya, dirinya sudah mengenakan pakaian pengantin.
Dimulailah kehidupan baru yang penuh pertengkaran, kejar-kejaran, salah paham, kecemburuan, dan tawa di antara hamparan sawah.
Siapa sangka, alpha yang paling ia benci justru perlahan menjadi rumah yang paling ingin ia pulang.