Rainbow Waves | Ahn Keonho

Rainbow Waves | Ahn Keonho

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
"Aku selalu percaya bahwa mencintai Nara adalah satu-satunya tujuan hidupku. Dia adalah Pelangi-indah, tenang, dan menjanjikan kebahagiaan setelah badai. Namun, aku lupa bahwa pelangi hanya muncul sesaat, sementara aku harus terus berpijak di bumi. Lalu, tanpa aba-aba, tanpa peringatan lanny datang. Dia bukan ketenangan. Dia adalah Ombak yang liar, berisik, dan penuh kekacauan. Dia tidak memintaku untuk melihatnya dari jauh; dia menghantamku, menyeretku ke kedalaman yang tak pernah kujamah, dan membuatku sesak napas dalam artian yang paling manis. Kini, aku berdiri di bibir pantai yang retak. Haruskah aku terus mendongak mengejar pelangi yang tak tersentuh, atau membiarkan diriku tenggelam dalam pelukan ombak yang meluluhlantakkan segalanya?"
All Rights Reserved
#6
bighit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PREGNANT (DewTee)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • The King & The Doctor
  • Cupiditas Vitae
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • Wifey? (END)
  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

More details
WpActionLinkContent Guidelines