SUJESA

SUJESA

  • WpView
    Reads 31,293
  • WpVote
    Votes 3,341
  • WpPart
    Parts 79
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2026
Jendral, Satria, dan Sultan adalah saudara kandung dari ibu yang berbeda, hubungan ketiganya sudah tidak harmonis sejak enam tahun lalu, lebih tepatnya pada saat pernikahan kedua ayahnya terbongkar dihadapan semua anggota keluarga. Meninggalkan pertengkaran, trauma pengkhianatan, kehilangan, dan luka yang tidak disediakan obatnya. Keadaan memburuk ketika Mira, isteri pertama, sekaligus ibu dari Jendral dan Satria, meninggal dunia, disusul dua bulan kemudian Alya, isteri kedua sekaligus ibu dari Sultan juga meninggal karena kecelakaan mobil. Seminggu kemudian, Yoga, si kepala keluarga, memutuskan dan membawa Sultan untuk tinggal bersama-sama di rumah utama tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan semua orang. Saat itu usia Jendral baru kelas dua SMA, sedangkan Satria dan Sultan kelas tiga SMP. Hubungan Sultan dan Satria sudah tidak akur sejak awal bertemu, keadaan menjadi semakin buruk ketika Yoga memutuskan untuk meninggalkan ketiga anaknya dan hidup sendirian di kota yang berbeda. Alhasil semua beban rumah dan kehidupan keluarga menumpuk dipundaknya. Satria yang paling menyalahkan Jendral, sedangkan Sultan menganggap kebaikan yang Jendral berikan hanya sebatas perasaan kasihan. Hanya Jendral yang berani melangkah keluar dari lukanya, sedangkan semua orang yang lain masih terjebak di dalam bayang-bayang kelam enam tahun lalu. Ada kalimat menyatakan bahwa orang yang paling banyak tersenyum, sebenarnya adalah orang yang yang paling banyak memendam dan menyembunyikan lukanya. Jendral tidak masalah jika seumur hidupnya harus begitu, karena berapa lama pun waktunya, ia sudah berjanji akan menunggu sampai akhirnya kebahagian itu tiba. Feat Lee Jeno, Park Jisung, & Zhong Chenle
All Rights Reserved
#14
chenle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Cupiditas Vitae [END]
  • Rewriting The Villain
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • CONTROLLED CHAOS
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines