The Monster Who Loved Me

The Monster Who Loved Me

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 3, 2026
Hi everyone, don't forget to follow this account before reading it, and give a vote so I can be more enthusiastic about writing it. Diantara cinta dan masa lalu yang memegang erat hatinya. Dia yang sangat kucintai, tapi dia juga yang menyebabkan luka terdalam di hatiku. Malu dengan diriku yang berlumuran dosa dan darah yang sangat bertolak belakang dengan dirinya yang lembut itu. Jika diperbolehkan, izinkan lah aku menggenggam erat tangan mu yang berlumuran darah itu, biarkan aku mendekap raga mu yang lelah itu, biar aku yang menyembuhkan luka yang dulu kucoreh kan tanpa tahu itu. Yeah cerita pertama ku di akun ini. Maaf karena banyak kekurangan nya, tapi jika didiamkan tidak akan ada perubahan yang terjadi maka aku belajar dan mengembangkan bakat ini sedikit demi sedikit. Zevano. ZS
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#590
islam
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bound to Him
  • The Rules!
  • Intel Bucin
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • Doctor Duchess: Don't Die Yet, My Duke!
  • Fraktal Rahasia
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • Shadow in the Lab
  • memori yang hilang

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan