Dalam rumah yang tak ramah

Dalam rumah yang tak ramah

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2026
[DILARANG COPY ATAU PLAGIAT!!] "Evan, kamu itu harus kuat, bisa melindungi, menjaga, dan memberi contoh yang baik pada adik-adik mu. Kamu tidak boleh lemah. Kamu harus jadi anak yang pintar, harus rangking satu dan juara di sekolah. Kamu harus serba bisa. Kamu itu laki-laki, anak pertama, Evan!" Ucap Arjuna Mahardika pada putra sulungnya. Ucapan sang Ayah begitu membekas dalam ingatan Kaevandra Argian Mahardika. ── ⋆⋅𖤓⋅⋆ ── Kaevandra Argian Mahardika, yang sering dipanggil Evan atau Vandra, tumbuh dengan beban harapan yang tak terukur di pundaknya. Sejak kecil, ia tidak pernah merasakan sentuhan kasih sayang yang hangat dari kedua orang tuanya-apapun yang ia lakukan selalu dianggap kurang, selalu ada standar yang lebih tinggi yang harus dicapai. Ketika adik-adiknya menangis atau melakukan kesalahan, tanggung jawabnya selalu jatuh pada Kaevandra sebagai kakak sulung yang "harus bisa menjaga semuanya". Di rumah, tidak ada keadilan yang ia rasakan: saat ia merasa lelah dan ingin berbagi beban, ia selalu disuruh untuk "menjadi lebih kuat" dan tidak boleh menunjukkan kelemahan. Hingga remaja, Kaevandra terus menjalani hidup dengan menggenggam perintah ayahnya. Ia menjaga adik-adiknya dengan sepenuh hati, menjadi tempat berlindung bagi mereka setiap kali ada masalah. Namun di dalam dirinya, ada kerinduan yang mendalam-kerinduan untuk memiliki sebuah rumah yang benar-benar bisa melindungi dan menjaganya, sebuah tempat di mana ia tidak perlu selalu kuat, di mana ia bisa menunjukkan kelemahannya tanpa takut dikritik, dan di mana kasih sayang serta keadilan bukanlah hal yang langka. Banyak pertanyaan pada diri Kaevandra, mengapa Ayahnya begitu keras mendidiknya untuk menjadi kuat? Dan Bundanya juga tak kalah keras mendidik dirinya. Apa karena dirinya anak pertama menjadi sebab dirinya dididik untuk menjadi kuat? Atau kedua orangtuanya mendidik dirinya begitu keras karena keduanya memiliki alasan lain?
All Rights Reserved
#799
anakpertama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Stealing My Husband
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Dua Langit Berbeda
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • MOTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️ - REVISI
  • Unexpectedly Yours
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines