"We were too young for forever, but not too young to learn how heavy love can become."
***
Di usia sembilan belas, Janira Halim Pradana harus meninggalkan rumah dan masa mudanya dalam satu waktu yang sama. Sebuah keputusan yang terlalu cepat menghadiahkannya tanggung jawab yang tak bisa ditunda-menjadi istri, menjadi ibu, dan belajar dewasa sebelum siap.
Bersama Vardhan Atmadja, ia membangun keluarga dari fondasi yang goyah. Di antara tangisan bayi, mimpi yang tertunda, rasa iri pada teman-teman yang melangkah ke bangku kuliah, dan pernikahan yang nyaris runtuh, Janira dipaksa memahami satu hal: cinta saja tidak pernah cukup.
Namun di balik semua ketidakmudahan itu, selalu ada alasan untuk bertahan.
Karena sembilan belas bukan hanya tentang kehilangan, melainkan tentang bagaimana hidup menariknya jatuh, lalu mengajarkannya berdiri kembali.
All Rights Reserved