CACTUS
  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing13m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2026
Ditolak 17 kali? Seharusnya hal itu cukup untuk membuat seseorang tau diri dan merasa tidak diinginkan. Tapi bagi gadis mungil bernama "Aletta" yang terjadi justru sebaliknya. Otak kecilnya berfikir, Kenzo tidak pernah benar-benar menolaknya. Karena setiap kata "nggak", "fokus belajar dulu", atau "jangan berisik" yang keluar dari mulut cowok itu selalu dibarengi dengan tindakan yang kontradiktif. Kenzo menolaknya, tapi Kenzo yang selalu memastikan Ale tidak pulang kehujanan. Kenzo menolaknya, tapi Kenzo yang diam-diam menancapkan sedotan ke gelas es tehnya saat tangan Ale sibuk dengan siomay. Kenzo menolaknya dengan mulut, tapi matanya berteriak meminta Ale untuk jangan pernah pergi. Kenzo hanyalah pria kesepian yang sedang menunggu seseorang untuk cukup berani memeluk durinya tanpa takut terluka. "Kenzo" adalah pria yang hidup dengan penuh perhitungan. Baginya, penolakan seperti benteng pertahanan yang ia bangun dengan susah payah. Ia adalah sosok jenius Fisika yang tahu bahwa hukum aksi-reaksi itu nyata: semakin besar cinta yang Ale berikan, semakin besar luka yang akan Ale terima ketika suatu saat ia memutuskan untuk berhenti. Bukan karena ia tidak cinta, justru karena ia terlalu mencintai Ale hingga tak sanggup membiarkan gadis "stroberi" itu terikat pada pria yang masa depannya hanya sebatas ketakutan akan kematian.
All Rights Reserved
#6
sickmale
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • forever & always
  • Play The Part (Player Next Door Book 3)
  • Oops, I'm The Mean Girl | ✔️
  • 𝐆𝐎𝐑𝐆𝐄𝐎𝐔𝐒 ; 𝘱𝘢𝘳𝘬 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘩𝘰𝘰𝘯
  • She Was Never Weak
  • Inked In Forever  ✓
  • Tough Love - Miguel Diaz
  • ALIA-THE BURDEN
  • I'm a Costello

Four years ago, Valentina Coppola was erased from the life she used to know. Accused of pushing her twin sister down the stairs of their home, she was sent to a boarding school for ill mannered ladies in Stockholm. An academy shaped like a prison. Years after the fall, she is brought back to Italy so that amends can be made. Older. Sharper. And still helplessly hurt by what happened years ago, Valentina must learn to navigate life with the brothers that didn't believe her, a father who shipped her away, and a twin sister who hides behind a fabricated lie. This time, Valentina has secrets of her own.

More details
WpActionLinkContent Guidelines