Lentera Malam

Lentera Malam

  • WpView
    LECTURAS 149
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 12, 2026
baca langsung aja ya
Todos los derechos reservados
#84
muthe
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bayangan ibu masih ada
  • Bleeding Love (FreFio)
  • Tetangga Itu Milikku! || LuRah
  • {life goes on}
  • ANTARA ADA DAN TIADA (CHRISMUTH)
  • THE CEO'S SWEET DISTRACTION
  • The Unwritten Contract
  • The King's Silent Contract | Ondah jkt48
  • Dosen Or Husband? 『Ondah』
  • 𝐃𝐮𝐚 𝐁𝐢𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐑𝐞𝐝𝐮𝐩

Sebuah kisah tentang cinta, kehilangan, dan seorang ibu yang rela memberikan seluruh hidupnya demi lahirnya sang buah hati. -Muthe tumbuh tanpa kasih sayang orang tua sejak kecil. Setelah kedua orang tuanya pergi, ia hanya hidup bersama tantenya yang baik, tetapi jauh di dalam hatinya Muthe selalu merindukan hangatnya keluarga yang utuh. Saat bertemu Devano, untuk pertama kalinya Muthe merasa dicintai dengan tulus. Dari luka masa kecilnya, Muthe dan Devano membuat sebuah janji-jika suatu hari mereka memiliki anak, mereka akan memberikan seluruh kasih sayang yang tidak pernah Muthe rasakan. Apa pun yang terjadi, anak mereka tidak boleh tumbuh merasa kesepian seperti dirinya. Namun kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di tengah kehamilan pertamanya, Muthe divonis mengidap penyakit yg serius. Dokter meminta Muthe memilih: mempertahankan hidupnya atau mempertahankan bayi di dalam kandungannya. Devano tidak sanggup kehilangan Muthe, tetapi Muthe sudah membuat pilihannya. Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi anak yang bahkan belum sempat ia peluk. Di antara rasa sakit, ketakutan, dan cinta yang begitu besar, Muthe berjuang sampai akhir. Hingga pada hari kelahiran anak mereka, tangisan bayi itu terdengar... Tapi Tidak lama setelah bayi itu lahir Muthe pergi untuk selamanya. Muthe bahkan belum sempat menggendong atau mencium bayi kecil nya untuk pertama dan terakhir kali nya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido