Where Silence Lingers

Where Silence Lingers

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Hubungan yang telah terjalin selama 4 tahun tiba-tiba kandas tanpa ada kata perpisahan. William tidak pernah mengatakan kalimat perpisahan dan Daniella tidak pernah mendengar kata "putus". Yang ada hanya, William yang tiba-tiba menghilang dari radar Daniella. Tanpa penjelasan. Tanpa pesan. Dan bagi Daniella, itu lebih menyakitkan daripada perpisahan yang jelas. Tahun berlalu, mereka menjadi dua orang asing yang tak pernah bersinggungan. Menyisakan pertanyaan-pertanyaan pada diri Daniella yang tak pernah terjawab dan hati yang hancur karena merasa tidak cukup penting untuk diberi alasan. Di tahun ketiga, mereka kembali dipertemukan. William berdiri dengan tatapan yang masih sama, hanya lebih lelah. Daniella berdiri dengan hati yang sudah membangun dinding tinggi. Bagi Daniella, kisah itu selesai. Namun ternyata tidak demikian dengan William. Karena terkadang, perpisahan bukanlah akhir, melainkan jeda. Dan ketika dua hati yang belum benar-benar selesai kembali saling menatap, siapkah mereka kembali membuka luka lama yang ditinggalkan menganga tanpa penutup.
All Rights Reserved
#923
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dating Again
  • Between Love And Lies
  • Segelas Berdua
  • After Goodbye
  • Unloved Bride
  • Selina
  • The Wife He Left Behind
  • Applause
  • Unending Breakup
  • Stay Married

Sejak awal, tidak pernah ada kata 'Mulai' karna itu saat berpisah pun tidak pernah ada kata 'selesai' segalanya hanya mengikuti alur juga arusnya. Setelah berpisah hampir lima tahun lamanya, kini mereka di bertemu lagi di acara reuni sekolah. Zaniya kira, semua rasanya akan hilang seiring berjalannya waktu. Dia tidak akan lagi peduli pada satu sosok yang sejak dulu ia sukai. Sampai hari itu datang, untuk pertama kalinya mereka bertemu. Bertatap muka, duduk saling berhadapan sampai rasanya Zaniya kesulitan untuk bernafas. Lebih parahnya lagi. Mendadak pria itu menjadi atasanya di tempatnya bekerja. Zaniya ... seharusnya bisa profesional, kan? Toh pria itu tidak pernah menyukainya sejak dulu. Apalagi sekarang saat Zaniya berada jauh di bawah pria itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines