Cahaya Diujung Jalan Retak

Cahaya Diujung Jalan Retak

  • WpView
    Reads 2,158
  • WpVote
    Votes 230
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2026
WpInfo
Fanfic
BTS
Alternate Universe (AU)
Kpop
Culture and Identity
perjuangan Skala yang ingin kembali di rengkuh oleh keluarga nya setelah peristiwa yang mengubah hidup nya yang dulu terasa hangat kini menjadi terasa jauh berubah, Skala ada namun tak terlihat di mata ayah dan kakaknya, mampu kah Skala mendapat rengkuhan hangat nya kembali? "Lo pembunuh, kenapa bukan lo aja yang mati, kenapa harus bunda.." "gue ga Sudi punya sodara pembunuh kayak lo" ...... "ayah percaya sama aku kan ? aku bukan pembunuh ayah" ..... "gue juga korban, gue juga ada disana" "gue harus apa supaya kalian mau maafin gue" "ga ada, kecuali-- Lo pergi dari dunia ini, mati Skala.. karna seharus nya lo yang mati bukan--- bunda, gue benci Lo skala, gue benci.." ........ "aku tau, selama ini ayah ga pernah benar-benar percaya sama aku, aku terlalu bodoh karna selalu menyangkal fakta itu" "ayah percaya sama kamu" "bohong..." "aku benci ayah..." ..... "bunda kapan jemput kala... " "kala udah ga sanggup bund.."
All Rights Reserved
#22
jungkook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • I'm Not Just a Figuran
  • A House Between Us
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Rewriting The Villain (END)
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Possessive Male Lead
  • Your Daddy My Husband
  • Given || Ju Jihoon

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines