Beneath | Beomjun

Beneath | Beomjun

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
───୨ৎ──── "Kau menjijikan," bentaknya. "Mengikatku seperti hewan peliharaan sambil berperan seolah-olah kau penyelamat ku di sini." yeonjun berang, ia marah. jika bukan karena rantai yang menekan nya ia sudah membunuh beomgyu dari lama. beomgyu menarik wajahnya mendekat, memberikan seringaian mengejek di depan wajah yeonjun, ia kembali bermonolog tanpa ada rasa iba di dalam mata nya yang dalam. "bukan, kau bukan hewan peliharaan," ia terkekeh, cengkraman nya erat di wajah sang pangeran yang telah lama kehilangan cahaya nya. "kau jalang favoritku untuk saat ini." ───────
(CC) Attrib. NonCommercial
#118
beomjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Murid Sialan
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • I Am In Novel?!!
  • Male lead Antagonist

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines