Januar & Alisya

Januar & Alisya

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 13, 2026
"Jangan pernah berpikir untuk menyentuhku, Januar. Karena bagiku, pernikahan ini tidak lebih dari sampah yang dipaksakan Eyang padamu dan padaku." Januar menatapnya dengan raut wajah datar yang mengintimidasi. "Lalu kau mau kita apa? Bermain sandiwara selamanya?" "Kita hidup masing-masing. Kau bebas kembali ke pelukan Rania, dan aku... aku juga bebas bersama pria mana pun yang aku mau. Jangan campuri urusanku, dan aku tidak akan peduli dengan siapa kau tidur di luar sana." Januar melangkah maju, memerangkap tubuh Alisya di antara lengan dan dinding dengan aura yang mendadak mencekik. "Kau pikir aku akan membiarkan milikku disentuh pria lain, Alisya? Kau boleh membenciku sesukamu, tapi jangan pernah sekali pun kau berpikir untuk membawa pria lain ke dalam hidupmu-kecuali kau ingin melihat pria itu hancur di tanganku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Abience
  • Red Flag | F1 Max Verstappen
  • Not a Cinderella story
  • DELONIX OF REGIA
  • PRETTY PERFECT
  • Living Together
  • Substitute Wife
  • Hidden Heart
  • SAVIOR STAR
  • Obsidian Legacy (ON-GOING)
Abience

Di saat Tian tidak datang di pernikahannya sendiri, maka Rian--saudara kembarnya--tiba-tiba muncul untuk menikahi Vyora. Ketiganya tidak tahu bahwa keputusan itu kelak akan mengubah takdir mereka seutuhnya. Sementara itu, kematian walikota Ragana kian memicu perhatian publik saat disinyalir berhubungan dengan isu pejabat korup yang melibatkan sindikat narkoba Scorvex. Namun kasus itu hanya permulaan dari rahasia dalam yang harus diungkap oleh Johnny-sang penyidik. Mampukah Rian mempertahankan rumah tangganya saat cinta tak lagi mampu menyembunyikan identitasnya? Lantas sejauh mana Johnny mengungkap kebenaran saat tiap jawaban hanya mengundang lebih banyak maut dan kematian? Kuncinya hanya satu: terus berlari dan bersembunyi, atau hadapi dan berakhir mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines