ONLY HER (TRILA)
Trian Pratama Alvaro pernah menjadi anak yang paling ceria di rumahnya. Namun semuanya berubah sejak ibunya pergi untuk selamanya. Kehilangan itu membuat Trian tumbuh menjadi laki-laki yang dingin, keras kepala, dan penuh amarah. Hubungannya dengan sang ayah tak pernah membaik-setiap percakapan selalu berakhir dengan bentakan, pertengkaran, bahkan kekerasan yang diam-diam meninggalkan luka paling dalam di hidupnya.
Di sekolah, Trian dikenal sebagai murid pembuat masalah. Ia sering berkelahi, melanggar aturan, dan menutup diri dari siapa pun yang mencoba mendekat. Baginya, dunia tidak pernah benar-benar peduli. Sampai suatu hari, ia bertemu dengan Adila.
Adila hadir seperti warna baru di hidup Trian yang selama ini terasa gelap. Perempuan itu tidak datang untuk menghakimi atau memaksanya berubah, tetapi perlahan memahami semua luka yang selama ini ia sembunyikan. Dengan cara sederhana-obrolan kecil, perhatian tanpa pamrih, dan kesabaran yang tak pernah habis-Adila membuat Trian kembali merasakan hangatnya hidup yang sempat hilang sejak kepergian ibunya.
Di tengah amarah, trauma, dan hubungan keluarga yang retak, Trian mulai belajar bahwa tidak semua orang akan meninggalkannya. Dan untuk pertama kalinya setelah waktu yang lama, ia ingin bertahan... bukan untuk dirinya sendiri, tetapi karena ada seseorang bernama Adila yang membuat dunianya kembali berwarna.