한국, 꿈 그리고 너 Korea, Mimpi, dan Kamu Bagi Fathan, Korea bukan sekadar sebuah negara yang ingin ia kunjungi. Korea adalah sebuah mimpi. Dengan tekad untuk mengubah kehidupannya, Fathan memutuskan untuk belajar bahasa Korea dan mempersiapkan diri agar suatu hari bisa bekerja di negeri yang selama ini hanya ia kenal dari cerita dan layar. Namun perjalanan itu tidak mudah. Ada begitu banyak kosakata yang harus dihafalkan, tata bahasa yang harus dipahami, ujian yang harus dilewati, serta rasa lelah dan ragu yang terkadang membuatnya bertanya-tanya apakah ia benar-benar mampu mencapai mimpinya. Di tengah perjuangan itu, Fathan bertemu dengan Nava Arshila Ramadhani. Nava adalah seorang perempuan yang juga memiliki mimpi yang sama-belajar bahasa Korea dan mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Korea. Pertemuan mereka awalnya sederhana. Hanya dua orang yang kebetulan berada di tempat yang sama, sama-sama membawa buku bahasa Korea, dan sama-sama sedang berusaha memahami kata-kata yang terasa asing. Namun dari sebuah pertemuan sederhana, tumbuh sebuah kedekatan yang tidak pernah mereka rencanakan. Mereka mulai belajar bersama. Saling bertanya ketika tidak memahami pelajaran. Saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Saling menyemangati ketika salah satu mulai kehilangan keyakinan. Tanpa disadari, perjuangan mengejar mimpi membuat mereka semakin dekat. Tetapi semakin dekat hari ketika mereka harus menghadapi ujian dan menentukan masa depan, semakin banyak hal yang harus mereka hadapi. Kegagalan. Persaingan. Masalah keluarga. Fathan dan Nava mungkin memiliki mimpi yang sama. Namun apakah mereka akan memiliki tujuan akhir yang sama? Atau justru perjalanan menuju Korea akan menjadi awal dari perpisahan mereka? Karena terkadang, seseorang berangkat untuk mengejar masa depan. Dan tentang sebuah perasaan yang tumbuh di antara hafalan Hangul, ujian, kegagalan, dan harapan. 한국, 꿈 그리고 너 Korea, Mimpi, dan Kamu.
Mehr Details