XAVIERLINE
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2026
Hujan turun deras sore itu seakan mengerti suasana hatinya. Arceline terdiam di bawah rintik hujan yang semakin deras membasahi bumi bersamaan dengan air matanya yang ikut menetes. "Tuhan, tidak ada keadilan dalam dunia yang kau ciptakan! Aku sudah tidak percaya pada janji-janji yang kau berikan" Isakan tangisnya terdengar lirih bersamaan dengan suara petir yang menggelegar. . . . "Baby, kau terlihat sangat bahagia" Senyum miring tercetak di wajah tampannya, tangannya terkepal erat melihat kedekatan dua orang yang sedang bercanda gurau di tengah lapangan basket itu. "Enjoy your days before you get caught in my prison"
All Rights Reserved
#159
obsesion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Carissa: The Revenge I Called Love
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • More Than Pretty
  • RUBY (Dunia Sagara)
  • Always be mine
  • GAVIANA
  • The Mafia's Promise
  • Hi, Liebling!
  • Amora & Lucas
  • ESTELLA

Carissa Jeslyn Atmaja pernah percaya pada keluarga. Sampai perselingkuhan sang ayah menghancurkan segalanya. Sejak hari itu, Carissa belajar satu hal: cinta hanya meninggalkan luka. Hidup memaksanya tumbuh dengan amarah, sementara dendam menjadi satu-satunya alasan ia terus melangkah. Lalu, ia menemukan target yang sempurna. Rencananya sederhana: menarik perhatian guru matematikanya, membuat pria itu jatuh cinta, menjadikannya miliknya, lalu menghancurkan hidupnya beserta seluruh keluarganya. Sedikit demi sedikit. Sampai tidak ada yang tersisa. Namun, tidak ada dalam rencananya yang memperhitungkan satu hal. Bagaimana jika pria yang seharusnya menjadi korban justru menjadi orang yang paling tulus mencintainya? Saat Jerry Wiraguna menawarkan cinta yang selama ini Carissa tolak, gadis itu dihadapkan pada pilihan yang tak pernah ia bayangkan: melanjutkan balas dendam yang telah ia bangun bertahun-tahun, atau memercayai perasaan yang perlahan meruntuhkan tembok di hatinya. "Aku sayang kamu. Aku mau terus sama kamu, selamanya." - Jerry Wiraguna "Sampai kapan pun, aku gak akan pernah bisa benar-benar mencintai kamu. Tujuan aku cuma satu: menghancurkan kamu, mama kamu, dan seluruh keluarga kamu." - Carissa Jeslyn Atmaja Ketika cinta dan dendam saling berhadapan, mana yang akan bertahan sampai akhir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines