UNFOLD
  • WpView
    Reads 7,261
  • WpVote
    Votes 1,301
  • WpPart
    Parts 86
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2026
Orang bilang, setiap orang punya satu nama yang hanya diketahui masa kecilnya. Bagi Ren, itu adalah "Bulan." Nama yang hampir ia lupakan. Bagi Sean, itu adalah seseorang yang pernah menyelamatkannya... dan mungkin tak pernah benar-benar ia lepaskan. Mereka bertemu kembali tanpa tahu bahwa takdir sudah mempertemukan mereka jauh sebelum ini. Namun ketika cinta akhirnya berani diucapkan, waktu justru mulai menipis. Karena tidak semua yang datang kembali, ditakdirkan untuk tinggal. Dan tidak semua akhir, benar-benar berakhir. 🦊🐼 Original Story by Annashan. ​Cerita ini murni lahir dari imajinasi aku yang paling dalam. Tolong hargai proses kreatif penulis dengan tidak meng-copy, memplagiat, atau mem-publish ulang cerita ini di platform mana pun tanpa izin. ​Kalau ada kesamaan nama tokoh atau tempat, itu murni kebetulan belaka ya! Mari saling menghargai sesama penulis. Happy Reading! Rank story✌ 🏅 #1 Aurora 140326 🏅 #2 Kenangan 270326 🏅 #4 Sean 110326 🏅 #6 Rora 140326 🏅 #2 Foxypan 140326 🏅 #1 Cortis 240326
All Rights Reserved
#49
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DE-ESCALATION (RORA x Seonghyeon)
  • The Child He Left Behind (FOXYPAN)
  • CRASHING INTO YOU [END]
  • THE HEIR OF SIN (FOXYPAN)
  • L O V E O N (Seonghyeon x RORA) | END ✅
  • CAN I BE YOUR LOVER?
  • 𝐎𝐯𝐞𝐫𝐭𝐢𝐦𝐞 𝐥𝐨𝐯𝐞 | 𝒻𝑜𝓍𝓎𝓅𝒶𝓃 🦊🐼
  • Secret Love You
  • Call Out My Baddie | Juhoon X Rora
  • AURORA : Only Her (Seonghyeon x Rora) | END ✅

Sagaradhya adalah definisi "Hukum Rimba" di kampus: tak tersentuh dan selalu menang dalam negosiasi. Baginya, hidup adalah papan catur diplomasi yang harus ia kendalikan sepenuhnya. Namun, semua draf strateginya berantakan saat ia bertemu Aurora. Maba keras kepala yang tidak takut pada gertakannya, dan satu-satunya orang yang tahu bahwa di balik wibawa Sang Ketua BEM, ada luka yang belum sembuh. Di tengah intrik politik organisasi dan sabotase masa lalu yang kembali menghantui, Sean dipaksa memilih: Menjaga martabat kursinya, atau menurunkan seluruh pertahanannya demi satu gadis. Karena dalam cinta, tidak ada yang namanya posisi netral. Pilihannya hanya satu: Menyerah atau De-eskalasi. "Diplomasi itu membosankan, Ra. Tapi mencintaimu? Itu kedaulatan yang nggak akan pernah gue lepas."

More details
WpActionLinkContent Guidelines