HARUSKAH?

HARUSKAH?

  • WpView
    Reads 109,251
  • WpVote
    Votes 8,649
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Haruskah aku berkorban untuk mereka? Posisi Sonda yang hanya anak angkat keluarga tidak mampu. Harus rela banting tulang untuk menghidupi Ibu beserta ketiga adiknya. Ia juga harus rela menggantikan Kakaknya Daniel yang telah meninggal dunia untuk menikahi wanita yang telah dihamilinya. Semua terjadi begitu cepat, kematian Daniel, tanggungjawabnya terhadap Ibu dan adik-adiknya, serta menikahi wanita yang belum dikenalnya sama sekali. Mampukah Sonda menjalankan semuanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • I Love My Stepbrother 2 ✔
  • Nabila & Wedding Drama [Terbit]
  • Istri Cadangan
  • Dua Cincin (SEBAGIAN PART DIUNPUBLISH) Baca Ceritaku Yang On Going
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • The Best Captain [COMPLETED]
  • Derana Duka (lengkap)
  • Menjadi Dia

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines