VELASTRA (END)

VELASTRA (END)

  • WpView
    Reads 2,262
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jun 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Erotica
Mafia
Dark Romance
Di kota romantis Florence, sebuah kesalahan kecil mengubah takdir seorang wanita. Adelyne Bellemort, seorang turis yang cerdas namun impulsif, melewatkan penerbangan pulangnya dan terjebak sendirian di Italia. Hari yang sudah buruk itu semakin kacau ketika ia secara tidak sengaja duduk di depan seorang pria misterius di sebuah kafe-seorang pria dengan tatapan tajam, jas mahal, dan aura kekuasaan yang tidak bisa diabaikan. Pria itu adalah Lorenzo De Luca, kepala keluarga mafia paling berpengaruh di Italia. Pertemuan mereka yang dimulai dengan kepanikan karena seekor anak kucing segera berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Ketika Adelyne dirampok di gang gelap, Lorenzo menyaksikan sendiri sisi lain dari wanita yang awalnya ia kira hanya turis ceroboh. Dengan keberanian yang liar dan temperamen yang tajam, Adelyne mengejar pencuri itu, menjatuhkannya dengan sepatu hak tinggi, lalu-tanpa ragu-menarik pelatuk pistol Lorenzo. Di mata para mafia yang terbiasa dengan kekerasan, wanita itu bukan korban. Ia adalah badai. Terpesona oleh keberanian brutal dan kejujuran tanpa rasa takutnya, Lorenzo melihat sesuatu yang belum pernah ia temukan sebelumnya dalam hidupnya yang penuh darah dan kekuasaan: seorang wanita yang tidak takut padanya. Sementara Adelyne melihat Lorenzo sebagai pria berbahaya yang terlalu percaya diri dan terlalu tertarik padanya. Namun dalam dunia Lorenzo De Luca, sesuatu yang menarik jarang dibiarkan pergi. Apa yang dimulai sebagai pertemuan kebetulan berubah menjadi permainan berbahaya antara seorang ratu liar dan raja dunia bawah tanah-di mana obsesi, kekuasaan, dan hasrat saling berkelindan. Di kota seni dan sejarah, satu kesalahan kecil bisa mengubah hidup selamanya. Dan bagi Adelyne Bellemort, melewatkan pesawat mungkin adalah kesalahan paling berbahaya sekaligus takdir terbesar dalam hidupnya. ✍️Penulis By Arwahkucinghitam
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • The Last Yes!
  • Mulih (END)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Círculo del Destino
  • EINSTEIN [END]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Sweetly Tied

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines