Sepercik Rasa Dari Tuan

Sepercik Rasa Dari Tuan

  • WpView
    Reads 67,655
  • WpVote
    Votes 8,856
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 8 hours ago
Arik tidak percaya dengan pernikahan. Kedua orang tuanya bercerai sejak ia masih di bangku sekolah dasar, mementingkan ego dengan menikah lagi membentuk keluarga baru. Sementara Arik, di masa tumbuh kembangnya yang perlu pengawasan orang tua, ia sibuk dioper sana sini, ke rumah paman, tante dan neneknya, bergantian, terus-menerus, hingga kini ia tumbuh menjadi pria matang tiga puluh dua tahun. Arik tidak ingin seperti orang tuanya, karena itu ia memutuskan untuk tidak menikah, memilih hidup tenang mengolah tanah perkebunan sawit juga jagungnya di desa. Kehidupan tenang Arik yang sepi dan teroganisir, berubah sedikit berantakan kala Arik terpaksa menikahi Jelita. Perempuan yang nyaris dipasung keluarganya karena trauma masa kecilnya usai dilecehkan oleh keluarganya sendiri. Pagi yang sunyi, rapih dan bersih di rumah Arik, kini digantikan dengan suara-suara gumaman Jelita yang terus memojok di dekat lemari dengan gaun putih yang tidak ingin ia ganti. Dua trauma, dua manusia. Akan kah ada obat di tengah ketakutan itu?
All Rights Reserved
#7
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menolak Asmara
  • Tanpa Luka
  • Meraki Love
  • I Know Better Days Are Coming
  • Sebuah Permulaan
  • Tempat Pengganti
  • Narasi Sendu
  • Rabu
  • Unchosen
  • The Last Yes!

Dalam hidup Asmara Seroja hanya uang yang membuatnya bergairah. Pria yang menarik di matanya hanya pria yang berdompet tebal. Asal bukan suami orang, tua muda tak jadi masalah. Memiliki pasangan kaya raya, adalah harga mati. Dia tak ingin hidup miskin hanya mengandalkan cinta dan kesetiaan seperti mendiang Ayahnya, atau mati konyol karena ditabrak oleh anak selingkuhan seperti Ibunya. Setelah lika-liku bangsat dalam hidupnya, Asmara bertemu dengan Sastrawan Abadi Sitepu, seorang duda sekaligus anak tunggal kaya raya. Sikapnya yang kaku dan penuh teka teki membuat Asmara menemui hal yang terus membayanginya, perasaan yang tak ingin dikenalnya pun singgah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines