BANG!!KOK : Remain (Bahasa) [Complete]

BANG!!KOK : Remain (Bahasa) [Complete]

  • WpView
    Reads 6,488
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 6, 2026
Pemerintah tidak berniat menyelamatkan kita. Mereka menjadikan kota ini kuburan massal. Ketika Protokol 0 diaktifkan, langit Bangkok berubah merah oleh rudal dari pemerintahnya sendiri, dan jalanan dikuasai oleh monster mutasi yang kelaparan. Tidak ada evakuasi. Tidak ada hukum. Hanya ada ledakan, darah, dan insting untuk bertahan hidup. Namtan, seorang mantan kapten pasukan khusus yang mati rasa, menemukan alasan baru untuk bernapas ketika ia harus menjadi perisai hidup bagi Film-seorang virologis kaku yang isi kepalanya adalah kunci untuk mengakhiri kiamat ini. Di jalanan yang hancur, pelarian mereka bertabrakan dengan Freen, seorang mekanik jalanan sinis yang mengendarai jip baja rakitan, yang mati-matian melindungi Becky, mantan putri pejabat yang kini hanya bisa mengandalkan Freen untuk hidup. Seolah kiamat belum cukup rumit, mereka harus berhadapan dengan Lena, mantan sniper keamanan lab berdarah dingin yang senapannya hanya tunduk pada satu tujuan: menjaga Miu, teknisi ceria yang terinfeksi dan nyaris kehabisan waktu. Delapan perempuan. Empat takdir yang saling bersinggungan di tengah neraka. Di dunia yang sudah mati, seberapa banyak darah yang rela mereka tumpahkan, dan seberapa hancur mereka rela berkorban demi orang yang paling mereka cintai?
All Rights Reserved
#18
lenamiu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FIVE YEARS
  • Paradox
  • DOWN BAD
  • The Kalkulator Sialan
  • THE BABYSITTER EFFECT (NAMTANFILM)
  • Nepenthe | namtanfilm-lokal au
  • The Contract Bride (End)
  • My Sassy Bride ( NAMTANFILM)
  • Marry the night (Namtanfilm)
  • ENIGMA: The Hidden Monster

"Lima tahun aku membangun dinding keangkuhan ini agar tidak ada lagi yang bisa menyakitiku. Tapi... hanya dengan satu tatapan darinya, dan aku langsung meruntuhkan dinding itu sendiri... Bagaimana bisa aku membencinya, sementara melihatnya terluka saja rasanya lebih menyakitkan daripada pengkhianatan nya dulu?" -Nara

More details
WpActionLinkContent Guidelines