ORDINARY DAY WITH YOU

ORDINARY DAY WITH YOU

  • WpView
    Reads 13,407
  • WpVote
    Votes 1,322
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 13 hours ago
Bagi William, hidup selalu tentang aturan protokoler, setelan jas mahal, dan ekspektasi tinggi keluarga Kanaphan. Namun, demi membuktikan kemampuannya pada sang kakak, Perth, ia rela melepas identitas mewahnya dan menyamar menjadi karyawan biasa di perusahaannya sendiri. Di sana, ia bertemu Est, senior di kantor yang tidak hanya menyambutnya dengan senyum tulus, tapi juga mengenalkannya pada dunia yang belum pernah William jamah. Mulai dari aroma kopi di plastik pinggir jalan hingga tawa renyah di atas motor saat mencari sarapan kaki lima. Bersama Est dan sahabatnya, Ciize, William menemukan bahwa kebahagiaan sejati justru ada di hari-hari paling biasa. Namun, saat perasaan mulai tumbuh, sebuah tanya besar menghantui. Sanggupkah Est tetap tersenyum jika tahu bahwa "karyawan baru" kesayangannya adalah calon pemilik takhta yang selama ini ia layani?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last World I Remember
  • LOGIC ERROR (WILLIAMEST) [END]
  • My Omega • PerthSanta
  • "Murid Baru Favorit Ketua OSIS?"
  • (COMPLETED) Between Spotlight and Static (PerthSanta x ReinerElian)
  • Langkah yang Terbelenggu
  • WilliamEst: Peace in the storm
  • Unpaved Paths: A Vow to the Soil
  • The prince obsession
  • Posesif Ex
  • Conqueror Of Heart
  • Straight to Hell
  • KengNamping Notes
  • Devil's Kiss
  • Silent Vows | Williamest
  • Zodiac 13 - Kehidupan Sehari-hari Sang Legenda Yang Pensiun
  • Bruised Petals [END]
  • SANDIWARA WISTARA
  • Shattered Ego
  • my sweet Sugar Daddy |NETJJ

Terbangun dari koma selama tiga tahun adalah keajaiban bagi keluarga besar Jakrapatr. Namun bagi William, ia merasa seperti ditarik paksa dari sebuah mimpi panjang yang hanya menyisakan satu nama di ujung lidahnya: "Est." ​Nama itu menjadi kata pertama yang ia ucapkan saat membuka mata, yang seketika mengubah rasa haru orang tuanya menjadi kemarahan dingin. William melewatkan masa SMA-nya, melewatkan kelulusannya, dan yang paling parah-ia melewatkan tiga tahun hidup Est Shupa, pria yang empat tahun lebih tua darinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines