Diorama '98

Diorama '98

  • WpView
    Reads 372
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2026
Dhaniel adalah putra mahkota yang sejak lahir telah digariskan untuk mewarisi tahta ayahnya. Tak ada penobatan yang tertulis, namun seluruh hidupnya telah dipersiapkan untuk menjadi pemimpin kerajaan suatu hari nanti. Meski demikian, ia memilih jalan lain yang ia perjuangkan dengan tangannya sendiri yaitu menjadi anggota TNI AU. Bukan untuk lari dari takdir, melainkan untuk membentuk dirinya menjadi pemimpin yang tangguh, bukan sekadar pewaris nama. Ia dikenal sebagai sosok gila kerja, disiplin, dan nyaris tak pernah memberi ruang bagi cinta. Hingga akhirnya, hidup memaksanya berdiri di persimpangan yang tak memberinya banyak pilihan untuk menerima perjodohan dengan anak Bupati, Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Gajah Mada. Gadis itu bernama Indah. Bagi Indah, status dan kasta sosial bukan sekadar bayangan, itu nyata dan penuh konsekuensi. Dua nama besar, dua dunia terhormat, namun tetap terpisah oleh batas-batas yang tak kasat mata. Namun yang mereka tidak tau, takdir antara mereka berdua sudah tertulis sejak mereka lahir. Akankah mereka benar-benar dipersatukan oleh takdir?? atau hanya oleh kewajiban sebagai seorang anak untuk berbakti kepada kedua orangtua mereka??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • Second
  • The King & The Doctor
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [TERBIT]
  • I Want to Live [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines