Apa yang membuat seseorang terus kembali ke tempat yang seharusnya tidak berarti apa-apa?
Awalnya Aira hanya melewati rumah tua itu tanpa sengaja. Tetapi keesokan harinya ia kembali lagi. Lalu hari berikutnya juga.
Mungkin karena bunga anyelir yang tumbuh di halaman yang tandus.
Mungkin karena rasa penasaran yang sulit dijelaskan.
Atau mungkin karena pemuda bernama Elang yang sering ia temui di sana, berdiri diam seolah sedang menunggu sesuatu yang bahkan ia sendiri tidak yakin akan datang.
Rumah itu kosong. Namun semakin sering Aira datang, semakin banyak hal yang terasa aneh-sebuah buku catatan lama tentang tanaman yang tidak biasa, cerita lama tentang perempuan yang pernah tinggal di sana, dan tanda-tanda bahwa tempat itu pernah menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar rumah.
Aira tidak tahu apa yang sebenarnya ia cari di sana.
Tetapi setiap kali ia mencoba berhenti datang, selalu ada sesuatu yang membuatnya kembali.
All Rights Reserved