Kael, lebih suka hidup seperti NPC dalam dunia game. Intinya, santai, tenang, dan jauh dari kumpulan manusia itu keinginan Kael. Bahkan, tidak peduli dianggap bug sistem dan ini dalam keluarganya sendiri. Hingga akhirnya Kael memutuskan keluar. Dia menghela napas."Bosan," gumamnya pelan. "Bosannya tiga tahun baru sekarang terasa?" Suara itu milik ibunya, yang sudah terbiasa dengan anaknya yang lebih sering jadi legenda rumah daripada penghuni nyata. Kael tidak menoleh. "Iya." Lain hal dengan ayahnya, yang biasanya membuat investor gemetar, sekarang hanya menatap anaknya seperti melihat bug dalam sistem perusahaan. "Kamu mau keluar kamar?" tanya ayahnya hati-hati. "Iya." "Ke kantor?" "Iya." "Bantu perusahaan?" "Iya." Ayahnya mengangguk cepat. "Iya, bagus-" Kael melanjutkan kalimatnya dengan nada datar. "Jadi Office Boy." © AzazilLucie
More details