kost kosan umbul ludin

kost kosan umbul ludin

  • WpView
    Membaca 177
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 1, 2026
Rivan ingin tinggal di kos agar lebih mandiri dan dekat dengan tempat kuliahnya. Suatu hari ia memberanikan diri meminta izin kepada ayahnya. "Ayah, kakak mau ngkos boleh kan?" tanya Rivan. Ayahnya tersenyum lalu menjawab, "Iya boleh lah kak, tapi ayah bikin kan saja kos-kosannya. Daripada kamu habisin uang ayah cuma buat bayar kos." Dari percakapan itulah akhirnya ayah Rivan benar-benar membuat sebuah kos kecil. Kos tersebut kemudian dihuni oleh delapan orang dengan sifat yang sangat berbeda-beda. Ayah pun mempercayakan Rivan untuk menjaga kos itu. "Vin, ayah titip kos ini sama kamu ya. Jaga yang baik." kata ayahnya. Rivan hanya mengangguk, "Siap, Yah... tapi kalau mereka aneh-aneh gimana?" Ternyata benar, para penghuni kos memiliki tingkah yang unik dan sering membuat keributan kecil. Sejak saat itu, hari-hari Rivan dipenuhi berbagai kejadian lucu sekaligus membuatnya pusing tujuh keliling saat mengurus kos tersebut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#259
lgbt
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • perjodohan (NUTHONG)
  • Light And Dark [END]
  • Our Happy Ending [√]
  • ECHOES OF PEACE | MPREG
  • MINI AU | bl couples
  • Kembang Desa [SHORT STORY]
  • BEFORE I EXIST. (END)
  • Chaos Family || SkyNani [ REVISI]
  • malam tida disengaja dengan dosen
  • "CEO Sebelah Pintu, Rumah yang Hilang" 🏙️🚪🤍

Di sekolah yang sama, dua siswa hidup di dunia mereka masing-masing tanpa pernah benar-benar saling mengenal. Tidak ada percakapan, tidak ada pertemanan, bahkan mungkin tidak pernah saling memperhatikan meski sering berpapasan. Namun, kehidupan mereka berubah ketika sebuah janji lama antara orang tua mereka tiba-tiba dihidupkan kembali-sebuah perjodohan yang mengikat mereka berdua. Dipaksa berada dalam satu ikatan di usia remaja yang masih penuh kebingungan, keduanya harus menghadapi situasi yang canggung dan asing. Dari dua orang yang bahkan tidak pernah berbicara, mereka kini dipaksa untuk saling mengenal, memahami, dan menerima keberadaan satu sama lain. Perlahan, jarak yang dulu terasa normal mulai terganggu oleh pertemuan-pertemuan kecil yang tidak bisa dihindari, hingga tanpa sadar, sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan