Stop Texting Me

Stop Texting Me

  • WpView
    Reads 313
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Elora, atau yang lebih sering dipanggil El, adalah siswi yang dikenal dingin, pendiam, dan selalu menjaga jarak dari orang lain. Dia hanya ingin menjalani hari harinya tenang di sekolah. Dia datang-belajar-pulang selesai. Tapi ada satu masalah kecil. Masalah itu bernama Kaia, seorang gadis yang sangat berbeda dari El. Kaia ceria energik, dan selalu melakukan hal hal random. Dia selalu mengganggu El di kelas, menyenggol kursinya, mengajak bicara tentang hal yang aneh, bahkan mulai mengiriminya orsan setiap malam tanpa alasan yang jelas. Awalnya, El yakin bahwa Kaia hanya ingin iseng dan mencari ribut. Namun, lama kelamaan, El menyadari bahwa dia merasakan sesuatu yang agak berbeda. Ketika Kaia tidak mengiriminya pesan dalam satu malam, El merasa bahwa hari itu jadi... sepi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines