ZERO EFFECT

ZERO EFFECT

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 9, 2026
Di sekolah ini, ada hukum alam yang berlaku, Ezra and the geng adalah pusat semesta. Dipimpin oleh Ezra, si ketua geng yang kadar narsisnya melampaui batas atmosfer, ditemani Kevin yang dingin sedingin es batu, dan Mike si atlet populer yang ramah tapi kadang telat mikir. Bagi Ezra, setiap langkahnya di koridor adalah anugerah bagi mata para siswi. Dia terbiasa dipuja, dikagumi, dan dijadikan pusat perhatian. Sampai akhirnya, dia sadar dengan Anna, teman sekelasnya. Anna bukan cewek jahat, dia cuma cewek yang punya prioritas hidup yang sangat jelas. Makanan di atas segalanya. Bagi Anna, ketampanan Ezra tidak bisa mengenyangkan perut, dan pesona Ezra kalah jauh dibandingkan makanan yang tersaji di kantin. Saat Ezra mencoba tebar pesona, Anna cuma bilang, "Ganteng sih, tapi... nggak penting." Satu kalimat itu cukup untuk meruntuhkan harga diri Ezra yang setinggi langit. Kini, Ezra punya misi baru, Dia harus membuat Anna mengakui ketampanannya. Akankah Ezra berhasil memenangkan hati Anna, atau justru Ezra yang berakhir jatuh cinta pada cewek yang bahkan tidak tahu warna mata Ezra karena terlalu sibuk melihat makanannya? publis: 9. 03. 2026
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido