𝐈𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐌𝐞𝐚𝐧𝐭𝐢𝐦𝐞 | MarkHyuck
𝑻𝒉𝒆 𝒂𝒑𝒂𝒓𝒕𝒎𝒆𝒏𝒕 𝒘𝒆 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆 𝒘𝒂𝒔 𝒏𝒆𝒗𝒆𝒓 𝒎𝒆𝒂𝒏𝒕 𝒕𝒐 𝒃𝒆 𝒑𝒆𝒓𝒎𝒂𝒏𝒆𝒏𝒕. 𝑩𝒖𝒕 𝒊𝒕 𝒇𝒆𝒍𝒕 𝒍𝒊𝒌𝒆 𝒉𝒐𝒎𝒆.
"suaramu menggema, melepas taut jemariku, dan berkata, kau mampu berdiri dikakimu sendiri--Kau memang.
Tapi aku mampu menuntun jalanmu menuju bahagia, inginku turut memperindahnya, menemani tiap tapak yang kau pilih kesana. Dan Jika bagimu kata-kata tak lagi cukup, akan kujual jiwa dan raga ini.
Untuk sang pemilik diri. Akan kubuktikan, cintaku lebih dari sekadar terlihat, menyelaraskan cinta orang tuamu yang sulit sepadan dibuat."
𝓘𝓷 𝓽𝓱𝓮 𝓜𝓮𝓪𝓷𝓽𝓲𝓶𝓮
It was never just temporary. I got you.
tiktok au : @callin_mahae