8 Mata
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2026
8 Kecelakaan dalam satu malam di persimpangan jalan yang melibatkan satu Traffic Light. Tidak ada dialog. Tidak ada nama. Tidak ada hantu. Hanya Traffic Light di malam sunyi yang diam menunggumu datang. Mulai dari tiga lampu berwajah bayi, infinity labirin, distorsi warna bulan hingga bisikan pengungkapan! Lihatlah dan kencangkan sabuk pengamanmu! Pilihanmu hanya menyadari bahwa kamu sedang tersesat atau sedang disesatkan. Sebelum memutuskan, pastikan tidak ada yang menusuk kepalamu dengan spam klakson di belakang. Karena lampu hijau telah menyala, itu membuatmu mudah tergoda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hah!Dukun?
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

More details
WpActionLinkContent Guidelines