Kembang di Atas Kain Sutra

Kembang di Atas Kain Sutra

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
Kisah tentang perempuan-perempuan yang masih mengingat ketika sejarah memilih lupa. Di balik tirai sutra istana pada era Heian, kekuasaan jarang bergerak dengan pedang. Ia bergerak dengan bisikan, nama-nama yang dituliskan diam-diam, dan keputusan yang tidak pernah tercatat dalam sejarah. Di antara intrik dan politik istana: seorang gadis memilih mati demi kehormatan, seorang pemuda memilih hidup demi pengampunan. Dan di balik semua itu- SEBUAH KUTUKAN YANG LAHIR BUKAN DARI DOSA, MELAINKAN KARENA SESEORANG MENCINTAI... Ketika takdir mulai dituliskan di atas kain sutra, satu keputusan kecil mungkin akan mengubah segalanya- kehormatan, kehidupan, bahkan cinta yang seharusnya tidak pernah ada.
All Rights Reserved
#116
historicalfantasy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia [TERBIT]
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • Transmigration of Lady Antagonist
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Transmigration : children of a tyrannical emperor (BL)
  • Pernikahan di Balik Mahkota [END]
  • Sera, in Another Beginning
  • ATEYA
  • Ibu Antagonis (21+) Lovable Son
  • A Family of Villains

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines