E I T H E R

E I T H E R

  • WpView
    Reads 2,899
  • WpVote
    Votes 492
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing7h 5m
WpMetadataNoticeLast published about 23 hours ago
Punya kembaran kayak Aran itu harus punya stok sabar yang nggak ada habisnya. Aran itu perasa banget, salah nada bicara dikit, dia langsung mikir Arka udah nggak sayang lagi. Kalau udah ngambek, dunianya langsung mendung, dan kalau udah mendung, biasanya napasnya ikut-ikutan berat. Belum lagi kalo ngambek, Arka harus tarik napas dalam-dalam buat nyetok sabar. Tapi Arka gak pernah bisa bener-bener marah sama Aran. Arka sendiri tipe cowok yang lebih milih dengerin lagu lewat headphone daripada dengerin omongan orang. Tapi bagi Arka, suara paling merdu di dunia ini bukan lagu-lagu di playlist-nya, melainkan suara napas Aran yang teratur. Karena Arka tahu, di balik sifat manjanya Aran, ada paru-paru yang seringkali lupa cara bekerja dengan benar. Ini cuma cerita ringan tentang si "Pawang" sabar dan si "Tuan Muda" yang gampang baper. Tentang rumah yang baunya selalu minyak telon, dan tentang ketakutan terbesar Arka: saat dunianya mendadak sunyi karena Aran kesulitan mencari udara. Tapi apa iya "ringan"? Entahlah, kita lihat saja...
All Rights Reserved
#1
leehan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Spring Day (BTS FANFICTION)
  • THE ALCHEMY OF US,   spencer reid
  • Rumah yang S'lalu Pulang [OG]
  • double fantasy- macklin celebrini
  • NOTES FROM THE UNDERGROUND (Completed)
  • 𝙵𝚘𝚛𝚎𝚟𝚎𝚛 ; 𝙿𝚊𝚞𝚕 𝙻𝚊𝚑𝚘𝚝𝚎
  • 𝐒𝐔𝐍𝐒𝐇𝐈𝐍𝐄 𝐆𝐈𝐑𝐋 - 𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊 𝐇𝐈𝐆𝐇 & 𝐀𝐍𝐓
  • when love find its way
  • [𝐉𝐎𝐈𝐍 𝐌𝐄] Wednesday
  • The Freak Circus x Reader

"Tapi Hyung akan kembali, kan?" Taehyung mendadak terdiam. Oke, kali ini ia kehabisan alasan. Perhatiannya pun ia alihkan pada pemandangan luar jendela, angin malam di luar sana berhembus kencang-membawa banyak helaian bunga sakura yang sedang dalam masa pemekaran. Kontan saja senyumnya kembali terulum. "Jungkook-a!" ucap Taehyung semangat seraya menarik bocah itu dalam dekapannya. "Ingatlah, ketika kau melihat kelopak-kelopak bunga sakura yang berjatuhan-di saat itulah aku akan kembali. Aku janji akan menemuimu setiap tahun dan kita harus makan es krim bersama, ya?" Mendengar itu, senyum Jungkook juga mengembang, memerlihatkan deretan giginya. "Baiklah, Hyung. Aku akan menunggumu." -Spring Day, series 1 by Junee Yoo © 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines