Sweet Blood

Sweet Blood

  • WpView
    Reads 311
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2026
Kaum vampir telah berada di ambang kepunahan. Jumlah mereka terus berkurang karena tidak ada generasi baru yang lahir. Satu-satunya cara untuk mempertahankan keberadaan mereka adalah dengan memperoleh keturunan dari rahim seorang penyihir, sebab hanya tubuh penyihir yang mampu menahan benih vampir yang kuat dan dipenuhi energi kegelapan. Namun, penyihir adalah makhluk yang langka dan hidup dalam persembunyian. Banyak dari mereka menghilang atau berbaur di antara manusia biasa, menutup aura magisnya hingga tak seorang pun dapat membedakan mereka dari manusia normal. Start : Selasa, 10 Maret 2026 End : -
All Rights Reserved
#80
zhanglinghe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Needed It
  • Sweet Story
  • Hanif & Ganesh
  • TAK ADA YANG ABADI (DewTee)   [ TAMAT ]
  • Fall In Love.  [NaruSasu]
  • GEMURUH
  • You Deserve To Me
  • Destiny (KitaKage) End
  • arrange marriage (indo ver.)
  • SINNERS || NARUSASU

Leon Valtieri seorang alpha mafia duda, kejam, ditakuti, dan dingin. Hanya punya satu titik lemahnya: putra kecilnya, Dexter, bocah alpha berusia enam tahun yang super nakal tapi sangat penakut jika sudah menyangkut ayahnya. Suatu hari, karena salah satu ulahnya, Dexter kabur ketakutan saat Leon mengejarnya di sebuah mall. Dalam pelarian, ia bersembunyi di belakang seorang omega lembut bernama Juno Arclight, pegawai mall yang berhati hangat dan penuh kasih. Pertemuan singkat itu membuat hidup mereka bertiga saling tersangkut. Leon mendekati Juno dengan alasan "urusan Dexter", padahal perlahan ia mulai bergantung pada kelembutan omega itu. Dexter makin lengket pada Juno sampai Juno kewalahan menghadapi dua alpha keras kepala, tapi tidak bisa menolak rasa sayang yang tumbuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines