Quand Nos Destins Se Croisent

Quand Nos Destins Se Croisent

  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 4, 2026
Di Jakarta yang tak pernah benar-benar memberi jeda, dua anak muda dari dunia yang nyaris tak bersinggungan dipertemukan oleh kebetulan yang pelan-pelan berubah menjadi kebutuhan. Alini, perempuan yang tumbuh dalam kemewahan, iman, dan tuntutan keluarga terpandang, terbiasa hidup dengan apa yang seharusnya. Ziyad, laki-laki dari keluarga sederhana yang hidup dari kerja keras, kehangatan, dan kata-kata, terbiasa menerima hidup apa adanya. Pertemuan mereka sederhana, nyaris biasa. Namun dari percakapan yang jujur, perhatian yang diam-diam, dan luka yang saling dikenali, tumbuh perasaan yang tak pernah direncanakan. Cinta yang hadir tanpa janji besar, tapi penuh kehangatan yang tak mudah diabaikan. Sayangnya, dunia tidak pernah netral. Perbedaan iman, jurang sosial, tekanan keluarga, dan suara orang-orang di sekitar perlahan menguji keberanian mereka: apakah cinta cukup untuk melawan realita, atau justru harus belajar melepaskan demi bertahan sebagai manusia utuh? --- Release Date: May 22, 2026
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#10
wattpadrecomendation
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • The Dateline [END]
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan