Apa yang akan kamu lakukan, apabila seorang maniak memasukkan sepucuk pistol tepat ke selangkanganmu?
Apakah kamu akan terdiam? Ketakutan? Menangis? Atau merasa terangsang?
Mungkin salah satu di antaranya? Dua di antaranya? Tiga di antaranya?
Atau semua opsi tersebut terasa tidak masuk akal bagimu?
Jika iya, selamat datang di sebuah malam milik seorang pekerja prostitusi bernama Marinka Ananda, seseorang yang justru melawan balik, ketika ada di posisi mengerikan seperti itu.
Marinka membela dirinya, martabatnya, serta nyawanya yang berada di ujung tanduk, sampai pria berperilaku menyimpang tersebut tewas, dalam ketidaksengajaan yang tak pernah Marinka rencanakan.
Masalah pun bertambah, sebab ini bukanlah akhir dari kisah Marinka, melainkan awal dari segala kekacauan dan kehancuran, terlebih tidak ada seorang pun yang akan percaya bahwa itu kecelakaan.
Sehingga Marinka hanya memiliki satu tujuan: menyingkirkan mayat tersebut sebelum dunia mengetahui apa yang baru saja terjadi.
Namun semakin keras ia berusaha mengubur jejaknya, semakin dalam pula ia terseret ke dalam mimpi buruk yang tidak pernah ia bayangkan. Karena laki-laki yang mati di lantai kamarnya bukan orang biasa, melainkan calon wali kota muda yang baru saja menang pemilihan. Dan ketika seorang pengawal pribadinya menyadari sang majikan menghilang, perburuan pun dimulai.
Terjebak di antara rasa bersalah, kepanikan, dan ancaman yang datang dari segala arah, Marinka harus bertahan hidup sembari menyembunyikan satu rahasia sederhana:
Ada jasad bersimbah darah yang harus dihapus keberadaannya.
Sementara tiap menit yang berlalu membuat bau kematian itu semakin menyengat, layaknya bom waktu yang akan meledak kapan pun, dalam situasi apa pun, dan tak ada satu orang pun yang dapat menghentikannya.
Todos os Direitos Reservados