THE INFINITE BOND BEYOND CREATION: A DRAGON'S DEVOTION [VELDRIM]

THE INFINITE BOND BEYOND CREATION: A DRAGON'S DEVOTION [VELDRIM]

  • WpView
    Reads 1,578
  • WpVote
    Votes 203
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2026
"Jika dunia ini adalah sebuah naskah yang ditulis oleh Dewa, maka aku adalah penghapus yang akan melenyapkan takdir burukmu." "Karena di hadapan cinta yang abadi, naskah penciptaan hanyalah selembar kertas yang bisa ditulis ulang." Written by: R/N Character owned by : Fuse
All Rights Reserved
#1
rimurutempest
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Boys beware
  • Bersikap Manja Adalah Keahlian Ku! [BL]
  • white lotus in yunmeng (Telah Direvisi)
  • The Emperor's Lost Twin
  • The demon king's younger brother
  • 𝙒𝙝𝙚𝙧𝙚 𝙡𝙞𝙜𝙝𝙩 𝙍𝙚𝙛𝙪𝙨𝙚𝙨 𝙩𝙤 𝘿𝙞𝙚
  • Twin Jujutsu Kaisen on Instagram
  • 4. A love that never grows (✿) Male reader x bakugo katsuki
  • Love in Palace || End S1✔ || Fanfic TCF ||
  • I'm The Dead Antagonist

Di Olympus, Hardian Ancala adalah hukum. Satu kata darinya cukup untuk menghentikan napas seseorang. Namun di Kedai Tentrem Tresno, semua kuasanya seolah tidak berlaku. Di hadapan Ying Zheng-seorang kasir yang tidak bisa melihat namun mampu membaca setiap retakan di hatinya-Hardian merasa telanjang. Dia sudah memberi peringatan: "Jangan cari tahu lebih dalam. Rasa ingin tahu bisa membunuh kucing." Tapi di kedai ini, ancaman itu terdengar seperti lelucon, seolah mereka sudah tahu semuanya dan tertawa mengejeknya. Ada sesuatu yang tidak sinkron antara aroma sup ayam yang hangat dengan tatapan pegawai kedai yang terlalu tajam untuk sekadar pelayan biasa. Ada rahasia yang terkunci rapat di balik tawa mereka yang renyah. Semakin Hardian menggali, semakin dia merasa seperti kucing yang menawarkan lehernya secara terbuka. Titik kecil di pasar kumuh ini tidak masuk akal. Bukan hanya dagangannya yang laris, tapi setiap pegawainya seolah punya daya pikat gelap yang membuat hati tertambat tanpa ampun. Hardian-sang pemangsa dari Olympus-kini justru tak berdaya, terjebak dalam jerat yang bahkan tidak bisa ia lihat. Apakah ini hanya kebetulan, atau kedai ini memang didesain untuk membuat orang-orang seperti mereka bertekuk lutut? karakter adalah milik penulis aslinya saya hanya meminjam, warning ooc.

More details
WpActionLinkContent Guidelines